fbpx
Trend Aplikasi Clubhouse Merebak di Twitter: Apakah akan Menjadi The Next Hot Social Media di 2021?
Trend Aplikasi Clubhouse di 2021

Mungkin Anda sudah mengetahui mengenai aplikasi Clubhouse yang saat ini menjadi topik hangat di jagad raya internet. Eits, bukan Clubhouse program TV Disney untuk anak-anak itu, melainkan aplikasi voice conference besutan developer asal Amerika Serikat. Trend aplikasi Clubhouse telah menjadi topik hangat sejak cuitan Elon Musk mengenai aplikasi tersebut. Walau begitu, masih banyak warganet Indonesia yang belum familiar dengan aplikasi media sosial yang dirilis pada tahun 2020 ini.

Untuk itu, Bootsol akan menghadirkan informasi mengenai aplikasi Clubhouse yang digadang-gadang sebagai the next hot social media terutama di tahun 2021. Apakah benar?

Baca Juga: Bahas Tuntas Tiktok vs Instagram: Mana yang Paling Popular di Tahun 2021

Clubhouse itu aplikasi apa sih?

Seperti yang telah disinggung diatas, Clubhouse adalah sebuah aplikasi voice conference yang dirilis pada April 2020 dan dapat digunakan minimal oleh iOS 13. Aplikasi yang dibuat oleh dua pengembang asal Amerika Serikat yakni Paul Davidson dan Rohan Seth, seorang mantan karyawan Google. Keduanya membentuk Alpha Exploration Co. sebagai perusahaan yang menaungi aplikasi tersebut. Akibat perkembangan aplikasi yang pesat, Alpha Exploration Co. mendapat suntikan dana investasi sebesar US$12 juta atau sekitar Rp168 milliar dari ventura Andressen Horowitz.

Bagi Anda yang masih belum mendapat gambaran jelas mengenai aplikasi ini, bayangkan saja bahwa aplikasi ini adalah sebuah aplikasi media sosial yang berbasis audio. Pengguna dapat mendengarkan obrolan, wawancara, hingga mengikuti diskusi mendalam mengenai berbagai topik mulai dari politik, sosial, ekonomi, astronomi, dll langsung dari narasumber yang terpercaya dan kredibel.

Saat bergabung, Anda dapat memilih topik yang Anda inginkan, kemudian Anda akan memasuki room atau “ruang percakapan” yang didalamnya terdapat narasumber dan anggota-anggota lainnya. Sebenarnya Clubhouse memiliki konsep serupa layaknya aplikasi conference lainnya seperti Zoom dan Google Meet, hanya saja aplikasi ini lebih berfokus pada audio.

Trend Aplikasi Clubhouse Merebak di Twitter: Apakah akan Menjadi The Next Hot Social Media di 2021?
Aplikasi Clubhouse

Hingga kini, Clubhouse hanya dapat digunakan pada perangkat iOS. Aplikasi ini juga identik dengan sifat ekslusivitasnya. Tidak sembarang orang dapat bergabung secara bebas, sebelumnya Anda perlu mendapat undangan terlebih dahulu. Sayangnya, pengguna yang telah berada di room hanya dapat mengirimkan 2 undangan saja. Meski belum pasti, terdapat kabar bahwa Clubhouse akan dapat digunakan perangkat Android dalam “waktu dekat”. Aplikasi ini juga akan membuka akses yang lebih mudah agar publik dapat menggunakan aplikasi ini.

Pada Desember 2020, Clubhouse telah digunakan oleh 600 ribu pengguna. Cukup rendah dibanding aplikasi media sosial yang sedang berkembang lain. Berkat sifatnya yang ekslusif ini, Clubhouse biasa digunakan oleh para elit seperti pengusaha dan deretan selebriti Hollywood. Kabarnya, selain Elon Musk, rapper papan atas Drake, vokalis sekaligus aktor Jared Letto, hingga komedian kenamaan Kevin Hart juga telah menggunakan aplikasi ini.

Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg juga ikut meramaikan trend aplikasi Clubhouse sejak 6 Februari lalu. Bahkan ada yang bilang bahwa bos Facebook ini sedang mempersiapkan aplikasi “tandingan” semenjak trend aplikasi Clubhouse ramai terdengar dalam beberapa waktu belakangan. Meski begitu, banyak yang berpendapat bahwa Facebook kemungkinan tertarik untuk mengakuisisi Clubhouse layaknya Instagram dan Whatsapp.

Baca Juga: 7 Aplikasi Produktivitas Belajar dan Bekerja yang Super Helpful

Dibalik trend aplikasi Clubhouse, ada Elon Musk

Trend Aplikasi Clubhouse: Apakah akan Menjadi The Next Hot Social Media di 2021?
Source: Popbela

Trend aplikasi Clubhouse seketika menjadi sensasi hangat dalam beberapa waktu terakhir yakni tepatnya sejak Senin, 15 Februari 2021 lalu. Hal ini dipicu oleh kicauan bos dan pendiri dari SpaceX dan Tesla, Elon Musk yang membagikan jadwal conference room yang akan dihadirinya. Tak lama kemudian aplikasi tersebut menjadi trending topik di beberapa negara. Berkat ini pula, pengguna Clubhouse melunjak hingga 2 juta pengguna serta membuat harga valuasi Clubhouse pun meroket hingga US$ 1 milliar atau setara dengan Rp14 Trilliun.

Hal ini sebenarnya cukup lumrah terjadi mengingat Elon Musk adalah salah satu dari orang terkaya di dunia. Selain memiliki 49,5 juta follower di Twitter, Musk juga memiliki pengaruh besar di mata masyarakat dunia. Sebagai contoh, harga Dogecoin yang langsung meroket setelah Elon Musk mencantumkan hal tersebut di profil Twitter-nya. Ia berpendapat bahwa Dogecoin adalah mata uang kripto yang paling ia sukai. Setelah pernyataan ini, nilai Dogecoin naik hingga 50%. Hal serupa pun terjadi dengan aplikasi Clubhouse. Berkat cuitannya “On Clubhouse tonight at 10pm LA time“, Clubhouse pun menggila dan seketika menjadi trending topik.

Itulah pembahasan mengenai Trend Aplikasi Clubhouse yang digadang-gadang menjadi aplikasi populer di 2021. Bagaimana menurut Anda? Silahkan tulis di kolom komentar.

Baca Juga: 7 Game Mobile Gratis Buatan Indonesia yang Super Challenging!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top