fbpx

Jangan sampai lupa dengan value!

Mungkin ini terdengar asing di telinga kalian. Tapi percayalah, value atau nilai adalah salah satu hal yang sangat penting di dunia bisnis, perusahaan maupun digital marketing. Ketika membicarakan tentang value, pasti tidak akan lepas dari yang namanya brand. Nilai bagaikan sesuatu yang menempel pada brand tersebut dan membuat para pelanggan merasa puas dengan brand yang sudah dibelinya. Bagaikan angin, ia tidak terlihat namun terasa dampaknya. Daripada penasaran, yuk langsung aja kita cari tahu segala hal tentang value ini.

Value (Nilai)

Foto dari Pixabay

Dalam bahasa Indonesia artinya nilai. Value adalah sesuatu yang ditawarkan kepada customer atau pasar untuk mereka miliki, gunakan, konsumsi atau dinikmati nilai gunanya sehingga kebutuhan dan keinginan mereka bisa terpenuhi. Pengaruhnya sangat penting karena konsumen tidak akan ragu untuk mengeluarkan biaya lebih demi mendapatkan apa yang dia inginkan. Ia sudah percaya bahwa brand yang dipilihnya adalah yang terbaik. Dia bisa membeli benda itu walaupun harga yang ditawarkan bisa relative lebih mahal. Itulah pentingnya sebuah nilai dalam brand.

Nilai perusahaan itu penting. Setiap perusahaan yang sukses memiliki seperangkat nilai untuk membantu karyawan mereka dalam mencapai tujuan mereka dan juga perusahaan itu sendiri. Mereka adalah inti dari identitas perusahaan dan merangkum tujuan keberadaan mereka. Nilai-nilai perusahaan merupakan pedoman bagaimana perusahaan harus berjalan dan biasanya terintegrasi dalam pernyataan misi perusahaan. Perusahaan harus mencoba untuk membangun nilai-nilai perusahaan mereka sebagai sebuah tim, bukan hanya sebagai pemimpin atau manajemen. Dengan demikian, setiap orang di perusahaan akan merasa memiliki dan mereka akan merasa dibutuhkan dan tidak diabaikan.

Jika kalian masih pusing, sederhananya ini adalah nilai yang membuat orang orang tuh percaya sama produk kamu. Mereka tidak akan ragu lagi untuk membeli, bahkan jika harus mengeluarkan uang lebih.

Core Value (Nilai Inti)

Foto dari Pixabay

Core value atau nilai inti juga tidak kalah penting karena bisa menjadi acuan aktivitas sebuah perusahaan. Jika kamu tidak familiar dengan istilah ini, kamu bisa mengganti kata tersebut dengan istilah prinsip. Iya, core value adalah prinsip atau nilai utama yang menjadi fondasi sebuah perusahaan. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugasnya, karyawan atau siapapun yang ada di dalam perusahaan tersebut harus menjalankan tugasnya berdasarkan nilai inti perusahaan mereka. Ini artinya, sebuah nilai inti haruslah sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Keduanya harus bisa saling melengkapi dan dijunjung tinggi.

Okay, supaya lebih paham, kita ambil contoh perusahaan BUMN. Tahu kan? Itu loh, Badan Usaha Milik Negara. Nilai inti mereka adalah AKHLAK yang merupakan kependekkan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. Mereka menjelaskan dalam websitenya bahwa setiap Aparatur Sipil Negara Kementrian BUMN, dalam berprilaku maupun menjalankan tugas, harus berlandaskan nilai nilai AKHLAK ini.

Udah kebayangkan? Jadi, nilai inti adalah prinsip atau pedoman dalam berprilaku di sebuah perusahaan.

Baca Juga: Stop! Kenali 4 Perbedaan Traditional Marketing vs Digital Marketing dan Value untuk Bisnismu

Customer Value

Foto dari Pixabay

Okay, membuat produk yang terbaik dalam sebuah bisnis adalah sesuatu yang penting. Tapi, yang tidak kalah penting adalah membuat konsumen atau pelanggan puas dengan produk yang kita buat. Oleh sebab itu, kamu harus mengerti apa itu customer value.

Customer value adalah tingkat kepuasan yang dirasakan oleh konsumen dari membeli produk atau jasa yang sesuai dengan harganya. Tapi, perlu kamu ketahui, tingkat kepuasan konsumen bukanlah satu-satunya sumber kepuasan mereka. Ada hal lainnya yang membuat mereka betah untuk membeli brand kamu, seperti kualitas produk hingga manfaat jangka panjang alias awet.

Karena ini berkaitan dengan tingkat kepuasan pelanggan, maka customer value bersifat subjektif. Namun, hal ini bukan berarti customer value sepenuhnya berada di tangan konsumen. Ya memang wajar sih ketika kita tidak bisa memenuhi semua keinginan konsumen, tapi kita bisa mempengaruhi mereka supaya mereka menginginkan apa yang kita tawarkan. Nah disinilah peran strategi pemasaran.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengembangkan customer value. Contohnya dengan memberikan pelayanan yang terbaik, minta masukan yang membangun dari pelanggan, menciptakan unique selling baru sebelum didahului oleh competitor hingga melakukan branding.

Baca Juga: 4 Skill Branding Super Penting yang Kamu Butuhkan dalam Berbisnis

Leave a Comment

Your email address will not be published.

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top