fbpx

Advertising atau periklanan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi pengembangan sebuah bisnis. Yuk kenali fungsi periklanan dan jenis-jenisnya supaya bisnis kamu semakin berkembang!

Periklanan

Periklanan merupakan salah satu alat pemasaran

Dikutip dari Cerdasco, periklanan atau advertising merupakan suatu bentuk komunikasi non-pribadi dan berbayar yang disampaikan melalui berbagai media. Produk, layanan, serta ide yang dijual lewat iklan, memungkinkan sebuah perusahaan dapat menarik pelanggan untuk membeli produk mereka, maka dari itu periklanan termasuk salah satu alat atau teknik pemasaran agar produk yang dijual semakin laku dan perusahaan atau bisnis dapat berkembang. Iklan bersifat komunikasi satu arah, maksudnya adalah iklan menyampaikan pesan yang akan diterima oleh audiens, dan audiens yang menerima tidak dapat menanggapi dan berkomunikasi dengan iklan. Iklan juga bersifat informatif dan persuasif yakni perusahaan memberikan informasi produk melalui iklan, lalu iklan menarik emosi dan membujuk audiens untuk melakukan pembelian.

Fungsi Periklanan

Fungsi periklanan dibagi menjadi 5

1. Persuasi

Fungsi periklanan yang pertama adalah untuk mempersuasi audiens. Persuasi merupakan inti dari sebuah iklan. Iklan membuat audiens terbujuk, terdorong dan tergerak untuk melakukan sesuatu yaitu pembelian produk yang di iklankan perusahaan dengan cara pemenuhan emosi yang menyesuaikan dengan permintaan audiens. Persuasi pada iklan dapat ditunjukkan melalui text atau tulisan maupun visual yang di tampilkan.

2. Brand Awareness

Peningkatan brand awareness merupakan fungsi periklanan yang kedua. Brand awareness adalah suatu kemampuan audiens atau konsumen untuk mengenal merek, produk, atau jasa dan mengingatnya dengan mudah melalui nama, citra, warna, logo, serta iklan. Suatu brand dikomunikasikan kepada audiens melalui iklan sehingga audiens mengenal dan mengetahui produk atau merek tersebut berkat iklan yang ditayangkan.

3. Mengikuti Tren

Iklan membuat sebuah perusahaan membuktikan bahwa mereka up to date terhadap tren yang ada. Dengan melakukan research mengenai tren, perusahaan mengetahui dan memahami apa yang sedang menarik perhatian masyarakat dan apa yang menjadi keinginan atau kebutuhan masyarakat. Iklan yang berkaitan dengan tren pasti akan lebih relevan terhadap emosi audiens sehingga dapat lebih mempersuasi baik konsumen lama maupun calon konsumen baru.

4. Competitor Analyst

Melalui iklan, kita dapat membandingkan atau menganalisis kelemahan atau kelebihan dari kompetitor dari segi periklanan maupun produk. Fungsi periklanan pada poin ini adalah perusahaan dapat menampilkan keunggulan produk yang dimiliki dibandingkan dengan produk pesaing. Dengan melihat iklan, audiens cenderung akan melakukan perbandingan terhadap beberapa produk yang sejenis.

5. Loyalitas Pelanggan

Iklan yang berkualitas tinggi tentu akan membuat konsumen tertarik pada produk dan loyal terhadap produk atau merek tersebut. Iklan berupaya mempertahankan serta meningkatkan loyalitas pelanggan dengan memperkuat perilaku pembelian dengan informasi mengenai produk seperti contohnya manfaat produk yang tertera pada iklan. Iklan juga membujuk konsumen yang loyal untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan bila terus membeli produk atau jasa sebagai bentuk kesetiaan pelanggan terhadap perusahaannya.

Jenis Periklanan

Terdapat 5 jenis periklanan

1. Digital Advertising

Seiring dengan berkembangnya zaman, iklan juga berkembang menuju era digital. Digital advertising adalah iklan yang ditampilkan melalui media digital seperti media sosial, aplikasi, website, blog dan lain-lain. Iklan digital juga biasa disebut sebagai iklan online. Tentu saja iklan ini ditayangkan di media online yang akan menjangkau audiens sangat luas. Kelebihan dari iklan ini adalah dapat dilihat kapan dan dimana saja selama terdapat koneksi internet.

Contoh digital advertising : iklan YouTube, Instagram Ads, Google Ads

2. Iklan TV

Iklan TV lebih memengaruhi emosi audiens karena menggunakan audio dan visual. Fungsi periklanan ini dapat menyesuaikan dengan target audiensnya dengan menentukan stasiun TV dan waktu siaran yang tepat. Melalui iklan TV, produk atau jasa dapat dikenalkan secara lebih detail karena menggunakan audio dan visual, serta cepat dikenal dan diingat oleh audiens.

3. Product Placement

Product placement merupakan strategi periklanan dengan menempatkan produk, merek, dan sebagainya di sebuah produksi yang memiliki target sangat luas. Contoh bentuk dari product placement adalah suatu produk di iklankan melalui percakapan antara seseorang pada film. Product placement dapat dilakukan melalui film, program TV, radio, dan lain-lain.

4. Iklan Media Cetak

Iklan media cetak merupakan iklan yang ditampilkan atau disebarluaskan melalui media cetak. Iklan di muat di media cetak seperti koran, majalah, brosur, dan lain-lain untuk mempromosikan suatu produk atau jasa, maupun informasi layanan masyarakat.

5. Iklan Outdoor

Jenis periklanan outdoor adalah sebuah iklan yang ditempatkan di luar ruangan. Nama lain dari jenis periklanan ini adalah Out-of-Home (OOH) advertising. Iklan ini menjangkau audiens saat mereka berada di luar rumah. Iklan outdoor atau OOH ini biasanya berukuran besar agar dapat terlihat jelas oleh audiens walaupun dari jarak jauh serta iklan ini harus mengandung ide yang menarik dan unik agar dapat menarik perhatian.

Bentuk-bentuk iklan outdoor adalah spanduk, baliho, billboard dan videotron.

Baca juga: Interesting Kenali 4 Macam Advertising di Dunia Bisnis

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top