fbpx

Pada era sekarang ini, orang-orang beralih untuk menggunakan digital marketing dibandingkan dengan traditional marketing. Namun ternyata keduanya memiliki keuntungannya masing-masing loh! Simak sampai akhir!

Traditional Marketing

Traditional marketing sudah jarang digunakan

Dilansir dari exabytes, traditional marketing merupakan sebuah teknik pemasaran yang dilakukan dengan cara non digital. Ketika seseorang menemukan bisnis kamu melalui sebuah jaringan serta mulai membeli dan menggunakan produk atau layanan bisnis kamu, itu juga merupakan sebuah definisi dari traditional marketing. Dalam traditional marketing, teknik pemasaran yang digunakan tetap harus menggunakan aspek 4P’s (Product, Price, Promotion, Place).

Contoh dari traditional marketing adalah iklan TV, radio, iklan majalah, media cetak, billboard, brosur dan koran.

4 Fakta Traditional Marketing

1. Mudah menjangkau audiens lokal

Kalau kamu ingin menjangkau target audiens tertentu dan memasarkan produk bisnis kamu di wilayah tertentu, traditional marketing merupakan cara yang ampuh. Bisnismu menargetkan suatu wilayah tertentu dengan menggunakan radio, televisi, billboard untuk menjangkau prospek lokal. Sehingga kamu memanfaatkan sumber daya lokal untuk menjangkau orang-orang di wilayah atau daerah yang akan berdampak positif bagi bisnismu.

2. Akan lebih berkesan

Yang membuat traditional marketing lebih berkesan adalah materi promosi yang dilakukan dapat dilihat langsung di kehidupan nyata. Materi promosi yang menarik dan unik seperti visual yang sesuai dengan tren saat itu juga akan membuat lebih berkesan bagi audiens karena mereka akan menjadikan promosi menarik bisnismu sebuah topik yang dibicarakan dan akan membuahkan Word of Mouth kepada orang-orang sekitarnya.

3. Memerlukan biaya yang lebih

Hal menyedihkan yang pertama dari traditional marketing adalah kegiatan promosi ini memerlukan biaya yang lebih mahal dibandingkan dengan digital marketing. Alasannya adalah kamu memerlukan media lain saat ingin melakukan traditional marketing dan itu memerlukan biaya yang sangat mahal untuk menyewa sebuah spot billboard, iklan televisi, dan lain-lain.

4. Mulai pudar

Hal menyedihkan yang kedua dari traditional marketing adalah kini sudah mulai pudar dan ditinggalkan. Hal ini disebabkan oleh perkembangan zaman yang pesat dan maraknya penggunaan internet maka orang beralih dari traditional marketing ke digital marketing.

Digital Marketing

digital marketing dinilai sangat efektif

Digital marketing merupakan sebuah metode pemasaran yang menggunakan media digital. Ini merupakan suatu kegiatan marketing yang gencar dilakukan selama satu dekade terakhir. Internet bukan hanya menjadi sebuah media komunikasi namun juga media promosi. Digital marketing juga dapat disebut sebagai kegiatan pemasaran yang memanfaatkan jaringan internet.

Contoh dari digital marketing adalah website, iklan online (Instagram Ads, YouTube Ads, dll), email marketing, endorsement, dan media sosial.

4 Fakta Digital Marketing

1. Interaktif

Digital marketing memunculkan sebuah interaksi antara perusahaan dengan audiens secara langsung. Interaksi ini dapat berbentuk komentar di media sosial ataupun mengirim pesan pribadi. Dengan begitu kamu lebih mudah untuk mengetahui apa yang calon konsumen butuhkan dan inginkan. Melalui digital marketing, kamu juga dapat mengetahui keluh kesah customer dan umpan balik bagi perusahaan atau bisnismu agar dapat lebih berkembang dan memperbaiki kesalahan. Customer tentu akan lebih diperhatikan dan merasa senang jika dilayani secara langsung dengan baik.

2. Dapat menjangkau audiens secara lebih luas

Digital marketing dapat menjangkau audiens secara lebih luas dibandingkan dengan traditional marketing. Mengapa demikian? karena internet memungkinkan kita untuk berbagi informasi secara cepat dan luas hingga mencangkup seluruh dunia. Canggihnya teknologi dan informasi juga dapat dengan mudah mengetahui kebutuhan atau keinginan konsumen dan langsung merekomendasikan produk dari bisnis kita.

Contohnya adalah SEO,  teknik pemasaran digital ini mengoptimalkan konten yang diunggah agar ditampilkan lebih tinggi di hasil mesin telusur. Saat orang menelusuri informasi yang terkait dengan produk bisnis kamu, mereka akan menemukan bisnis kamu.

3. Hemat biaya

Biaya digital marketing jauh lebih hemat dibandingkan dengan traditional marketing. Digital marketing memiliki banyak strategi seperti melalui media sosial, SEO, email marketing dan semuanya bisa kamu lakukan secara gratis. Kalaupun harus membayar untuk iklan di berbagai media sosial, kamu tidak akan mengeluarkan biaya semahal traditional marketing. Namun meskipun digital marketing hemat biaya, kamu harus niat dan profesional dalam menciptakan konten yang menarik agar tersampaikan kepada audiens secara lancar dan mereka pun tertarik untuk mengenal bisnismu serta menggunakan produkmu.

4. Banyak pesaing

Adanya pesaing yang semakin banyak maka perusahaan kamu juga bisa semakin mudah untuk tergeser.  Kreativitas yang tinggi membuat para pelaku digital marketing ini membedakan antara satu iklan dengan iklan yang lainnya. Sebab hal ini lah kemudian setiap orang di paksa harus mampu menciptakan sebuah iklan dengan kreativitas yang sangat tinggi agar materi digital marketingnya tidak kalah dengan kompetitor.

Mana yang lebih baik?

Kalau kamu harus menentukan manakah yang lebih baik antara digital marketing dan traditional marketing, itu semua tergantung kebutuhan bisnismu. Digital marketing dapat menjadi pilihat yang baik jika kamu memiliki budget pemasaran yang rendah dan ingin menjangkau audiens secara luas, namun kamu harus memiliki modal yaitu kreativitas tang tinggi. Namun kalau kamu ingin menjangkau audiens yang masih awam dengan internet, serta memiliki budget yang lebih untuk melakukan pemasaran, traditional marketing menjadi solusinya. Walaupun sudah dianggap kuno dan mulai pudar, kadangkala dan faktanya masih banyak juga orang yang menggunakan traditional marketing.

Baca juga : Very Important ! 5 Alasan Social Media Marketing Sangat Berpengaruh Bagi Bisnis Kamu

Leave a Comment

Your email address will not be published.

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top