fbpx

Penggunaan Social Media di Era Digital tentunya telah menjadi gaya hidup. Siapa yang tidak tahu apa itu medsos dan tidak menggunakannya? pasti semua orang paham akan manfaatnya. Melalui berbagai macam platform, semua orang dapat terhubung dan berkomunikasi dengan mudah. Secara leluasa, pengguna dapat menerima dan berbagi informasi ke seluruh belahan dunia dalam waktu yang sangat singkat. Sebagai user anda memang memiliki kebebasan. Namun, bukan berarti tidak memiliki batasan-batasan dalam penggunaannya, seperti membedakan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Yuk simak contoh-contoh di bawah ini yang mungkin timbul akibat kurangnya pemahaman penggunanya.

Butuh solusi terkait Media sosial? Bootsol siap membantu

Akibat kurangnya pemahaman penggunaan Social Media :

  1. Konflik sosial yang timbul di masyarakat.
  2. Tindak kejahatan yang terpicu/ terhasut oleh karena pemberitaan/ informasi yang salah.
  3. Jerat hukum.

Lalu, hal apa saja yang perlu dipahami terkait etika dalam penggunaan jejaring sosial? Agar setiap pengguna dapat merasakan kenyamanan dan terhindar dari kejahatan. Berikut bootsol beri penjelasan mengenai etika bersosial media.

Apa itu Etika Berkomunikasi?

Etika merupakan prinsip-prinsip yang diterima untuk mengatur perilaku dalam masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya kesepakatan untuk berperilaku etis dalam komunikasi. Setiap orang memiliki tanggung jawab ketika memikirkan, menyampaikan sesuatu dan konsekuesinya terhadap orang lain. Menurut penjelasan sebelumnya, anda tentunya mudah mengenali berbagai perilaku yang etis. Namun, bukankah menilai sesuatu yang etis dalam dunia digital khususnya social media channel merupakan tantangan tersendiri?

Penyebaran Berita berisi SARA, Pornografi dan Kekerasan

Mari kita hindari penyalahgunaan medsos dengan mengunggah/ menyebarkan informasi di social media yang berhubungan dengan sara (Suku, Agama dan Ras) dan pornografi. Tentunya, akan lebih baik jika penerima/ pembaca dapat menambah pengetahuan melalui berita. Selain itu, yang terpenting tidak berakibat pada konflik antar sesama pada situs jejaring tersebut. Siapa sangka akibat dari penyalahgunaan Social Media mungkin dapat memicu tindak kejahatan/ kekerasan khususnya bagi generasi muda.

Crosscheck Kebenaran Berita

Kerap kali ditemui berita dengan isi yang menjelekkan atau bahkan menjatuhkan suatu brand dengan motif dan tujuan yang berbeda- beda. Entah untuk kepentingan pribadi, maupun pihak tertentu. Oleh karena itu, user sepatutnya cerdas dalam menangkap dan memilah suatu berita. Jika anda ingin menyebarkan sebuah informasi akan lebih baik untuk melakukan crosscheck akan kebenaran informasi terlebih dahulu. Sehingga, tidak menimbulkan akibat buruk bagi diri sendiri, orang lain , apa lagi pihak yang bersangkutan. Nah lalu, bagaimana caranya anda dapat membedakan berita hoaks atau Fakta? Berikut beberapa hal untuk membedakan berita fakta vs hoaks.

1. Nama situs dan media yang jelas

2. Judul Provokatif

3. Check dari berbagai sumber

4. Check Foto dan Video

5. Check Sumber Penulis

Menghargai Hasil Karya Orang Lain

Hal ini merupakan sesuatu yang penting dimana semua informasi dalam bentuk apapun seperti tulisan, foto atau video milik orang lain seharusnya, disebarkan dengan mencantumkan sumber informasi. Sebagai bentuk untuk mengapresiasi/ menghargai karya orang tersebut. Sehingga, tidak sekedar copy dan paste tanpa memberikan sumber informasi terkait.

Jangan Terlalu Mengumbar Informasi Pribadi

Hal essential terakhir dalam beretika sebagai user yang bertanggung- jawab adalah menjaga informasi pribadi andar sendiri ataupun privacy orang lain. Sebagai pengguna kita harus bijak dalam menginformasikan kehidupan pribadi. Alangkah baiknya, anda tidak perlu terlalu mengumbar hal-hal pribadi apalagi sesuatu yang sensitif dan bersifat private. Misalnya mengenai finansial, love life , kehidupan keluarga, mengenai perasaan kesal terhadap seseorang. Terlebih lagi, data pribadi berupa lokasi keberadaan dan nomor pribadi juga yang seharusnya tidak perlu diunggah. Karena tanpa disangka, informasi di Sosmed pribadi anda dapat digunakan oleh orang lain yang ingin berniat jahat kepada anda.

Perhatikanlah hal- hal essential tersebut dalam penggunaan social media . Marilah menggunakan media sosial sebaik mungkin dalam berbagi, menyebarkan informasi, dan berkomunikasi sesuai etika yang berlaku. Semoga artikel ini dapat menambah informasi terkait etika bersosial media. Berhati-hatilah dalam berpikir, bertindak dan bertutur kata.

Bagaimana cara mendapatkan uang di Internet secara free?

Baca juga : Hindari Kecanduan Media Sosial

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top