fbpx
Ilustrasi kesalahan digital marketing
Ilustrasi kesalahan digital marketing

Di era digital semakin banyak flatform yang tersedia untuk mempromosikan bisnis. Itu artinya peluang usaha semakin besar. Nyatanya peluang yang besar tetap dibarengi dengan tantangan yang besar pula. Para pelaku usaha berupaya mengeluarkan dana minimal untuk hasil yang maksimal. Hal tersebut dilakukan dengan menginvestasikan uang, waktu, dan tenaga untuk memastikan agar bisnis yang dijalankan dapat mencapai target dan tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Hal tersebut diwujudkan melalui penerapan digital marketing, namun sayangnya masih banyak yang melakukan kesalahan digital marketing.

Berkembangnya teknologi yang semakin canggih, membuat banyak pebisnis menggunakan konsep baru, salah satunya yaitu konsep digital marketing. Jika dulu, marketing dilakukan secara langsung, maka di era digital ini, marketing dilakukan secara digital. Konsep marketing yang satu ini merupakan suatu aktivitas promosi baik itu produk maupun jasa dengan penyesuaian digitalisasi.

Hadirnya dunia online, bukan hanya dimanfaatkan oleh masyarakat biasa, tetapi juga oleh para pelaku usaha untuk melebarkan bisnisnya. Hal tersebut membuat para pelaku usaha mau tidak mau harus mulai memahami strategi pemasaran online. Masih banyak para pebisnis yang menganggap keberadaan media sosial dan website sudah cukup untuk mendongkrak penjualan produknya. Nyatanya, tidak cukup hanya dengan memilikinya.

Penerapan digital marketing sudah semakin marak digunakan. Banyaknya tempat usaha yang menerapkan digital marketing belum tentu mampu menerapkan dengan baik. Faktanya masih ada di antara mereka yang keliru bahkan melakukan beberapa kesalahan digital marketing. Padahal dampaknya, sesering dan segiat apapun Mengupayakan digital marketing jika tidak dilakukan dengan tepat maka akan membuang sia-sia tenaga dan waktu.

Baca Juga : Mengenal Asisten Google: Voice Assistant Super Canggih dari Google

Setiap pemilik usaha pasti memiliki strategi yang berbeda dalam menerapkan digital marketing. Hanya saja yang perlu digarisbawahi ialah bukan hanya bisa menerapkan strategi digital marketing yang konsisten tetapi juga harus dilakukan dengan tepat, sehingga bisa terhindar dari segala kesalahan digital marketing.

Layaknya toko offline alisa kios, situs web dan media sosial menjadi tempat atau platform digital untuk menjual produk maupun jasa. Mengunggah foto produk di situs web saja tidak akan memengaruhi lalu lintas, arahan konversi, dan penjualan. Sehingga perlu ada upaya lebih lanjut untuk memaksimalkan upaya pemasaran yang dilakukan melalui platform tersebut.

Model digital marketing

Model digital marketing dikenal sebagai strategi yang dapat mengoptimalkan penerapannnya. Menurut wikipedia, model tersebut dikenal dengan istilah AIDA yang merupakan singkatan dari Awareness, Interest, Desire, dan Action.

  • Awareness (Kesadaran) : Dalam menerapkan digital marketing, membangun kesadaran merupakan langkah awal. Biasanya hal tersebut dilakukan dengan memasang iklan di media tertentu.
  • Interest (Ketertarikan) : Langkah awal membangun kesadaran diharapkan dapat memicu ketertarikan calon konsumen potensial. Dunia digital memungkinkan calon konsumen mencari tahu informasi seputar produk atau jasa dengan lebih mudah, bisa menggunakan mesin pencarian atau pun media sosial.
  • Desire (Keinginan) : Setelah konsumen merasa tertarik, maka kemungkinan akan timbul keyakinan pada konsumen sehingga berkeinginan untuk mencoba produk atau jasa. Melalui sistem online mencari keterangan lengkap tentang produk atau jasa bisa melalui situs web.
  • Action (Tindakan) : Tahap terakhir yaitu menentukan tindakan dari konsumen potensial apakah akhirnya ingin membeli atau tidak.

Baca Juga : Aplikasi Dating Populer : Very Important to Know 5 Contohnya

Kesalahan digital marketing

Pada proses pelaksanaan digital marketing diperlukan pemahaman yang optimal. Agar dapat meningkatkan profit melalui digital marketing, anda harus menghindari kesalahan digital marketing berikut ini:

1. Strategi yang Tidak Tepat Sasaran

Ilustrasi target pasar
Ilustrasi target pasar

Sebelum menentukan strategi digital marketing akan lebih baik jika menentukan terlebih dahulu segmentasi pasar sebagai target sasaran. Terutama saat era digital seperti saat ini, segmentasi perlu dilakukan secara spesifik berdasarkan umur, tingkat ekonomi, jenis kelamin, dan masih banyak lagi. Hal tersebut dikarenakan pola hidup yang semakin dinamis, dimana tren yang muncul bisa berubah dengan cepat, tanpa tau patokan waktu tertentu.

Kesalahan digital marketing yang sering terjadi ialah masih banyak pelaku usaha yang menargetkan segmentasi pasar seluas-luasnya. Sebenarnya hal tersebut bisa-bisa saja, hanya saja akan menyulitkan proses digital marketing karena jangkauannya terlalu luas, sehingga kemungkinan besar terjadi kekeliruan dalam menganalisa kebutuhan konsumen. Apalagi luasnya segmentasi pasar akan membuat bingung strategi mana yang masuk untuk semua kalangan, padahal nyatanya tidak bisa satu strategi efektif untuk semuanya.

Sebelum melakukan proses digital marketing yang sesungguhnya, Anda sebagai pemilik usaha atau marketer harus menyusun rencana dengan baik agar sesuai tujuan. Pastikan anda bisa menentukan segmentasi pasar yang spesifik, sehingga usaha yang dilakukan lebih mudah untuk tepat sasaran dan terhindar dari kesalahan digital marketing.

2. Tidak Memahami Calon Konsumen

Ilustrasi konsumen
Ilustrasi konsumen

Selanjutnya kesalahan digital marketing yang masih sering terjadi ialah tidak memahami calon konsumen. Kebanyakan orang akan membeli produk maupun jasa sesuai dengan kebutuhan. Tak heran, sebagai pelaku usaha, anda sudah seharusnya paham dengan apa yang paling dibutuhkan oleh segmentasi pasar yang sudah ditentukan.

Produk atau jasa yang anda tawarkan sudah seharusnya menjadi solusi dari kebutuhan calon konsumen. Nyatanya masih banyak pelaku usaha yang belum menganalisa dengan baik kebutuhan calon konsumen. Padahal dengan mengetahui kebutuhan mereka, anda bisa menyempurnakan baik kualitas maupun kuantitas dari produk atau jasa yang ditawarkan. Jangan sampai anda bersusah payah mempromosikan produk atau jasa tapi tidak sesuai dengan permintaan pasar.

Anda bisa dengan mudah mengetahui tren kebutuhan masyarakat saat ini melalui Google Trend. Dengan begitu anda akan mengetahui tingkat kebutuhan masyarakat terhadap produk tertentu. Hal tersebut bisa digunakan sebagai acuan untuk menghindari kesalahan digital marketing.

3. Mengabaikan Storytelling dan Copywriting

Ilustrasi membuat konten tulisan
Ilustrasi membuat konten tulisan

Digital marketing sudah pasti melibatkan mesin pencarian dan media sosial. Hal tersebut membuat digital marketing tidak bisa dipisahkan dengan storytelling dan copywriting. Keduanya merupakan konten berupa tulisan yang bisa membujuk para pembaca untuk membeli produk atau menggunakan jasa yang anda tawarkan. Kesalahan digital marketing yang sering terjadi ialah mengabaikan konten tulisan seperti storytelling dan copywriting.

Layaknya informasi berupa tulisan pada umumnya, konten storytelling dan copywriting perlu ditulis dengan baik. Hal tersebut agar tujuan dari pembuatan konten tersebut tersampaikan dengan baik. Jelas saja tidak cukup, konten juga harus menarik dari segi pembahasan topik, gambar/foto, hingga desain yang digunakan. Dengan memberikan konten yang tepat maka anda bisa terhindar dari kesalahan digital marketing.

4. Pengelolaan website kurang baik

Ilustrasi website
Ilustrasi website

Website menjadi flatform andalan dalam menerapkan digital marketing. Sayangnya masih banyak kesalahan digital marketing terkait pengelolaan website bisnis. Padahal jika pengelolaannya bisa dilakukan dengan baik, strategi digital marketing akan berjalan lebih optimal.

Website bisnis sudah seharusnya menjadi sarana penyedia informasi yang jelas, mulai dari alamat, kontak, informasi seputar brand/produk, dan masih banyak lagi. Kelengkapan tambahan berupa blog juga penting untuk menunjang eksistensi website, sehingga terhindar dari kesalahan digital marketing.

5. Evaluasi Kinerja Digital Marketing

Ilustrasi evaluasi
Ilustrasi evaluasi

Evaluasi rutin strategi digital marketing merupakan hal yang penting. Anda perlu memastikan seberapa efektif strategi yang sudah diterapkan. Jangan sampai satu strategi digunakan terus menerus tanpa adanya pembaruan dan penyesuaian. Sebagai pelaku usaha, anda harus mengetahui, seberapa besar tingkat awareness publik terhadap brand kita, seberapa banyak calon customer potensial yang sudah tertarik dengan brand kita, dan lain-lain. Jika nyatanya strategi lama anda sudah tidak efektif lagi dilakukan maka perlu menerapkan strategi baru. Itulah mengapa evaluasi menjadi penting demi menghindari kesalahan digital marketing.

Itulah lima kesalahan digital marketing yang ternyata masih sering dilakukan. Penerapan digital marketing tidak hanya perlu fokus pada strategi utama tetapi perlu fokus juga untuk menghindari segala jenis kesalahan.

Baca Artikel Menarik Lainnya Hanya di bootsol

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top