fbpx
Social Media Marketing 2021: Panduan Powerful untuk Bisnis Successful
Social Media Marketing

Mengingat perkembangan dunia digital yang masif dan pandemik yang melanda dunia setahun belakangan, social media marketing adalah jenis marketing yang paling banyak digunakan saat ini. Hal ini dikarenakan social media marketing telah menjadi jenis marketing paling efisien dan dapat digunakan oleh hampir semua sektor bisnis.

Untuk itu, Bootsol merangkum pengertian, panduan, dan tips dalam menjalankan social media marketing.

Pengertian Social Media Marketing

Social Media Marketing (SMM) adalah bagian dari digital marketing yang memanfaatkan platform media sosial dalam proses marketingnya. Dalam hal ini, marketer menjalin komunikasi dengan audience yang bertujuan untuk membangun brand perusahaan, menaikkan penjualan, atau menaikkan traffic website.

Tentunya, platform yang anda gunakan sebagai media marketing juga menentukan karena fitur dan fokus yang ditonjolkan oleh setiap platform berbeda. Maka dari itu, jenis marketing ini dibagi menjadi:

  • Facebook marketing
  • Instagram marketing
  • Twitter marketing
  • LinkedIn marketing
  • dll

Baca juga: Digital Marketing : 5 Tips Brilliant Optimalkan Bisnis Anda

Panduan Social Media Marketing

Secara garis besar, social media marketing memiliki lima pilar utama, yakni Strategy, Planning & Publishing, Listening & Engagement, Analytics & Reporting, dan Advertising.

1. Strategy

Social Media Marketing 2021: Panduan Powerful untuk Bisnis Successful
Social Media Marketing Strategy

Untuk sukses dalam social media marketing, kunci utama yang diperlukan adalah memiliki strategi yang jelas. Tanpa strategi, anda hanya akan memposting konten hanya sebatas kewajiban. Anda juga tidak mengetahui apa goal yang perlu dicapai, siapa target audience anda, dan apa yang mereka inginkan. Terdapat berbagai strategi yang dapat diaplikasikan, namun sederhananya, anda perlu menjawab pertanyaan 5W (Why, Who, What, Where, dan When). Selengkapnya adalah sebagai berikut:

Why: Mengapa anda perlu beralih ke media sosial dibanding marketing konvensional?

Terdapat beberapa alasan atau tujuan yang dapat ditentukan, namun terdapat beberapa tujuan paling umum yang membuat sebuah brand memutuskan untuk beralih ke media sosial. Diantaranya:

  • Meningkatkan kesadaran brand
  • Meningkatkan populitas brand di media sosial
  • Meningkatkan traffic website
  • Sebagai media customer service
  • Menjadi pelopor dalam sebuah pembaruan
  • Membangun komunitas
  • Memantau kompetitor
  • Meningkatkan revenue ( dengan meningkatkan penjualan, langganan, atau sign up)

Anda dapat menggunakan lebih dari satu tujuan diatas, namun ada baiknya untuk fokus pada satu tujuan yang jelas agar tujuan anda dapat dicapai lebih mudah.

Who: Siapa target audience anda?

Setelah selesai dengan alasan mengapa anda beralih ke media sosial, selanjutnya anda harus melakukan riset target audience anda. Hal ini dapat membantu anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan selanjutnya dalam social media marketing strategy. Untuk lebih jelasnya, anda perlu menjawab pertanyaan 5W+1H berikut ini.

  • Who: siapa target audience anda?
  • What: Apa hal menarik yang dapat anda tawarkan?
  • Where: Dimana mereka menghabiskan waktu saat online? (Facebook, Instagram, atau Twitter)
  • When: Kapan mereka melihat konten anda?
  • Why: Kenapa mereka melihat konten tersebut?
  • How: Bagaimana cara mereka melihat konten tersebut?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas akan membentuk apa yang disebut dengan marketing persona. Marketing persona sangat penting jika anda ingin membentuk brand yang melekat pada audience anda.

What: Apa yang akan anda bagikan untuk audience anda?

Jika anda sering memantau akun media sosial brand-brand ternama, anda akan menemukan bahwa brand-brand tersebut menggunakan tema dalam setiap konten mereka. Tema ini dibuat untuk dapat mencerminkan marketing persona dari brand tersebut.

Kita ambil contoh Coca-Cola. Dari akun official Instagramnya, Coca-Cola mengambil tema yang senada dengan brand mereka yakni banyak penggunaan warna merah tua dan pesan-pesan positif dengan tipografi unik khas Coca-Cola. Kebanyakan konten yang diberikan adalah quotes-quotes inspirational dari tokoh-tokoh ternama mulai dari atlet, CEO, politikus, hingga penulis. Hal ini dapat anda tiru dalam menentukan konten seperti apa yang dapat anda bagikan untuk audience anda. Teliti marketing persona anda, tentukan tema, dan cerminkan dua hal tersebut ke dalam konten anda.

Where: Dimana anda akan membagikan konten anda?

Terdapat beberapa platform media sosial yang cocok digunakan untuk social media marketing. Berikut adalah platform media sosial dengan audience terbanyak di Indonesia dan menjadi platform andalan sebagai media marketing:

  1. Facebook
  2. Instagram
  3. Twitter
  4. Youtube
  5. LinkedIn

Tips: Jika anggota timmu masih sedikit, fokuskan brandmu pada salah satu platform yang cocok untuk marketing persona, target audience, dan goal yang ingin anda capai. Contohnya, jika anda bergerak di industri kreatif dan menargetkan kaum millenial, Instagram adalah platform yang cocok karena mayoritas audience dan fiturnya yang terfokus pada gambar dan video. Sedangkan, jika goal yang ingin anda capai adalah menjalin komunikasi dan membangun customer service yang handal dan responsif, Twitter dapat menjadi platform pilihan karena fiturnya yang memudahkan interaksi antar pengguna.

When: Kapan anda akan membagikan konten anda?

 Setelah anda melakukan riset marketing persona untuk brand anda, anda dapat menentukan kapan konten anda dapat dibagikan. Kita ambil contoh, jika anda memiliki usaha kelas online yang menargetkan pekerja kantoran, waktu yang pas untuk membagikan konten adalah saat audience anda berada di commute atau saat perjalanan pergi dan pulang kerja karena pada jam-jam itulah audience anda sedang online.

2. Planning & Publishing

Langkah yang dapat diambil setelah anda rampung dengan strategi adalah planning & publishing. Untuk memulainya, anda dapat mulai membagikan konten berupa artikel blog, gambar, atau video ke akun anda. Namun masalah mulai muncul ketika anda ingin merawat akun anda agar traffic meningkat dan konten anda disukai oleh audience. Planning adalah kunci utamanya. Anda perlu mengetahui bagaimana konten yang bagus dan apa saja yang sedang trend saat ini. Buat konten yang up-to-date, misalnya perayaan setiap tanggal merah, review dari customer, atau update produk terbaru yang dikemas sesuai selera audience anda.

Kapan waktu yang paling efektif untuk mem-publish konten juga merupakan sebuah tantangan lain. Terdapat banyak riset yang mengungkapkan kapan waktu yang tepat untuk publish sebuah konten sesuai sektor bisnis anda, tapi hal ini berubah seiring waktu. Untungnya, terdapat jadwal sederhana yang dapat anda pertimbangkan:

  1. Pagi dan petang saat orang-orang berada di commute
  2. Jam makan siang dan coffee break
  3. Weekdays untuk produk B2B, dan weekends untuk produk B2C

Untuk memudahkan penjadwalan publish konten, ada berbagai macam tool yang dapat anda gunakan, salah satunya adalah Facebook Creator Studio. Dengan tool ini anda dapat mengatur tanggal, hari, dan jam kapan konten anda akan dibagikan.

3. Listening & Engagement

Setelah akun media sosial anda berkembang, anda mulai dapat berkomunikasi dengan audience anda. Audience akan mengomentari post anda, mengirim direct message, menyimpan, dan membagikan post anda. Anda juga akan mulai mendapat respon dan penilaian atas produk atau layanan anda. Jika respon yang anda dapat positif, anda dapat terus berinovasi untuk memuaskan customer, namun jika sebaliknya, anda harus memperbaiki kesalahan dan keluhan customer sebelum terlambat.

4. Analytics & Reporting

Social Media Marketing 2021: Panduan Powerful untuk Bisnis Successful
Google Analytics

Untuk memantau traffic growth, anda harus meneliti bagaimana konten anda dikonsumsi dan apa hasilnya. Dalam hal ini, anda dapat menggunakan tool seperti Google Analytics. Google Analytics dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai karakteristik audience anda, jumlah kunjungan konten, anda, dll. Dengan begitu anda dapat dengan mudah membuat laporan dan penilaian akan konten anda. Tool ini juga dapat memudahkan anda pada tahap selanjutnya yakni advertising.

5. Advertising

Jika anda memiliki budget lebih dalam melakukan social media marketing, advertising dapat anda pertimbangkan untuk menjangkau audience yang lebih luas. Setelah anda telah memahami pasar dan behavior dari audience, anda dapat memasang iklan berupa konten yang paling banyak disukai oleh mayoritas audience anda. Hal ini dapat dilakukan demi menggaet customer dengan karakteristik serupa.

Nah itulah pengertian, panduan, dan tips social media marketing versi Bootsol. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Maraknya Produk Berbasis Digital di Tahun 2020, Apakah Sesuai Kebutuhanmu?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top