fbpx

Salah satu metode pemasaran yang dipergunakan untuk menaikan penjualan adalah Mix Marketing dengan strategi pemasaran 4P. Sebutlah berbagai macam sosial media yang kini tengah mahsyur pada berbagai kalangan, penggunaanya pun beragam, ada untuk konsumsi pribadi sampai kepada alat pemasaran produk.Namun, rasanya tidak pas saja jika melakukan pemasaran dengan serampangan.

4P marketing sendiri merupakan sebuah gagasan dalam dunia pemasaran yang dipopulerkan oleh Neil Borden pada tahun 1950an. Kemudian, gagasan ini dikembangkan oleh E. Jerome McCarthy, McCarthy menuangkan gagasan tersebut ke dalam bauran pemasaran atau mix marketing. Nah, kira-kira bagaimana ya mix marketing sebagai alat pemasaran? Yuk, intip penjelasan mengenai strategi 4P marketing berikut.

1. Product (Produk)

Dalam strategi pemasaran 4P, produk menjadi elemen paling penting. Ketiadaan produk dalam sebuah transaksi sama saja dengan meniadakan aktivitas itu sendiri. Dalam strategi pemasaran 4P, produk tidak hanya berbicara mengenai benda ataupun hal yang memiliki wujud fisik. Produk dapat berupa sebuah layanan, ide, organisasi, hingga kepada kepribadian si Produsen itu sendiri. Sekarang, banyak produsen yang menawarkan produk dalam berbagai jenis, hal itu terkadang menimbulkan duplikasi antar produk, contohnya saja layanan ojek daring. Masyarakat dihadapkan pada dua perusahaan besar yang sama-sama menyediakan layanan antar-jemput menggunakan aplikasi.

Strategi Pemasaran 4P
Source: https://pixabay.com/id/photos/kentang-goreng-makanan-cepat-saji-1851143/

Oleh karena itu, dalam pemasaran strategi 4P dibutuhkannya keunikan dalam sebuah produk. Meskipun terjadi duplikasi, karena memang hal tersebut tidak dapat terhindarkan. Setidaknya, produk yang ditawarkan oleh produsen memilih nilai lebih daripada kompetitor lainnya. Nilai lebih yang dapat ditawarkan oleh produsen dapat berupa rancangan, variasi, pengemasan, dan sebagainya.

2. Price (Harga)

Setelah merampungkan mengenai produk serta kelebihan yang dimiliki, produsen penting untuk menentukan harga dalam strategi pemasaran 4P. Pentingnya menentukan harga untuk sebuah produk yang dijual memiliki dampak tersendiri terhadap arus pemasaran kepada konsumen. Penetapan harga dapat menjadi bumerang bagi para produsen, mematok harga tinggi untuk sebuah produk yang ditawarkan harus berbanding lurus dengan kualitas apik dari produk itu sendiri. Belum lagi membahas mengenai produk yang ditawarkan telah menjadi hal umum dipasaran, konsumen akan berpikir ulang mengenai membeli produk produsen dari kompetitor lainnya.

Penetapan harga bagi produsen

Dalam strategi kedua ini, maka penting bagi produsen untuk mempertimbangkan keluaran yang akan dikeluarkan oleh konsumen. Keluaran tersebut harus sesuai dengan apa yang akan didapatkan, ada beberapa variabel yang mempengaruhi penetapan harga, seperti keuntungan, diskon, periode pembayaran dan sebagainya.

Baca juga mengenai 3 Hacker Terkenal Indonesia: https://bootsol.com/bootsol-misc/3-hacker-indonesia-yang-sangat-ditakuti-dunia-bahkan-susah-di-tangkap-dan-mereka-bertobat-menjadi-peretas-handal-siapakah-mereka/

3. Promotion (Promosi)

Promosi menjadi poin yang cukup krusial dalam keberhasilan strategi pemasaran 4P. Tujuan dengan dilaksanakannya promosi dalam sebuah aktivitas pemasaran, Pertama, untuk mengenalkan produk yang ingin dijual kepada konsumen, dan Kedua, secara persuasif mengajak para konsumen untuk membeli produk yang dipromosikan.

Promosi juga dilakukan agar terjadinya interaksi pada pasar antar produsen dan juga konsumen. Dengan adanya interaksi tersebut dapat membantu mengetahui mengenai produk jenis apa yang tengah mahsyur di pasaran. Dalam melaksanakan promosi tersebut, dapat dilakukan dengan cara memasang iklan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, dan sebagainya. Di tengah era futuristik ini, tentunya sangat mudah dalam melakukan promosi tanpa harus memasang iklan secara konvensional atau menyebarkan flyer, dan sebagainya.

4. Place (Tempat)

Elemen terakhir dalam strategi pemasaran 4P yang terakhir mengenai tempat pendistribusian produk. Pendistribusian yang dimaksud pada poin terakhir ini adalah perpindahan produk dari tangan produsen ke tangan konsumen. Pentingnya pendistribusian produk ini berpengaruh kepada keuntungan yang di dapat. Keuntungan tidak hanya berbicara mengenai laba dalam penjualan, tetapi sorotan persona baik terhadap pelayanan produsen.

Source: https://pixabay.com/id/photos/ponsel-smartphone-keyboard-app-1917737/

Adanya sorotan baik yang diberikan konsumen atas pelayanan pendistribusian barang, dapat menjadi nilai lebih di pasaran. Dalam strategi pemasaran 4P, adapun hal yang harus diperhatikan dalam pendistribusian, meliput: Cakupan, proses pemesanan, dan sebagainya. Begitulah metode pemasaran dengan menggunakan strategi 4P, banyak perusahaan-perusahaan besar, baik dari jasa maupun barang yang menerapkan strategi ini. Kira-kira seberapa penting strategi 4P dalam pemasaran?

Fungsi Strategi 4P Dalam Metode Pemasaran

Membantu Mencapai Target

Memiliki komponen yang saling terikat tersebut, strategi pemasaran 4P tentunya membantu dalam pembuatan perencanaan suatu produk. Produsen yang menggunakan strategi ini dapat memanfaatkan komponen-kompnen tersebut untuk membentuk sebuah perencanaan bisnis yang matang, dan diharapkan nantinya akan menciptakan branding yang memiliki nilai lebih di mata para konsumen.

Dalam pembahasan di atas, strategi pemasaran 4P tidak hanya membahas mengenai nilai lebih suatu produk, strategi ini juga membahas mengenai kepuasan pelanggan yang mana akan memberikan imbas baik kepada citra perusahaan ataupun produsen.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top