fbpx
Teknik Fotografi
Teknik Fotografi

Saat ini, menjadi seorang content creator adalah sebuah pekerjaan impian. Pesatnya perkembangan dunia digital terutama media sosial membuat banyak orang yang semakin tertarik untuk mendalami seluk-beluk dalam pembuatan konten. Terdapat beberapa skill yang perlukan untuk membuat konten yang baik salah satunya adalah skill fotografi. Pergerakkan media sosial terutama Instagram yang lebih terfokus pada sensori visual membuat fotografi adalah sebuah kunci penting untuk menghadirkan konten yang menarik dan berkualitas tinggi.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi seorang content creator, Anda tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk belajar teknik fotografi. Sudah banyak tutorial fotografi hanya dengan memaksimalkan kamera handpone. Untuk itu, Anda dapat menggunakan handphone terlebih dahulu untuk belajar sebelum menggunakan kamera profesional. Sudah banyak content creator yang mengajak orang-orang untuk belajar teknik fotografi HP. Sebut saja, Boy Lagi, Nikko Ilham, Mada Riyanhadi, dan masih banyak lagi content creator fotografi yang rajin membagikan tips-tips fotografi menggunakan kamera handphone.

Berikut ini adalah 7 teknik fotografi ala content creator terbaik versi Bootsol yang dapat Anda coba.

Baca Juga: Bingung Cara Jualan di Instagram? 6 Tips Jualan di Instagram yang Powerful

Teknik Fotografi HP ala Content Creator

1. Shadow

Teknik Fotografi Shadow
Teknik Shadow

Teknik fotografi yang pertama adalah teknik shadow. Teknik ini cukup populer dalam beberapa tahun terakhir terutama di kalangan remaja wanita. Teknik shadow juga disebut sebagai teknik memanipulasikan sumber cahaya. Kelebihan dari teknik ini adalah kemampuannya untuk mentransform objek yang polos dan sederhana menjadi sebuah hasil foto yang tidak biasa. Hal ini dikarenakan bayangan dapat digunakan sebagai alat yang mengimprovisasi tekstrur, keseimbangan, dan kontras sebuah foto hanya dengan sedikit usaha.

Anda dapat menggunakan sumber cahaya alami seperti cahaya matahari atau sumber cahaya buatan seperti lampu sorot dan lampu jalan. Hasilnya bisa monokrom atau berwarna sesuai yang Anda inginkan. Tidak ada batasan dalam menggunakan teknik ini, hasil yang lebih dramatis malah akan menambah keistimewaan pada hasil foto.

2. Silhouette

Teknik fotografi silhouette
Teknik Silhouette

Banyak orang yang kesulitan untuk membedakan teknik shadow dan silhouette. Keduanya sama-sama menggunakan permainan cahaya untuk menghasilkan hasil foto yang dramatis, tapi nyatanya keduanya berbeda.

Pada teknik fotografi silhouette, kamera di arahkan kepada sumber cahaya, kemudian objek fokus akan menghalanginya. Hal ini mengakibatkan background akan lebih cerah dan objek fokus akan menjadi gelap. Mayoritas penggunaan teknik ini dilakukan pada saat sore hari menjelang matahari tenggelam. Hal ini dikarenakan sinar matahari sore yang menghasilkan langit berwarna orange dipadukan tampilan silouette berwarna gelap akan menghadirkan kesan dramatis yang dreamy.

3. Human Interest

Teknik Fotografi Human Interest
Teknik Human Interest

Teknik ini sebetulnya lebih populer dikalangan para jurnalis karena keunggulannya dalam menampilan cerita melalui jepretan foto. Dalam penggunaan teknik fotografi yang satu ini, tujuan utamanya adalah untuk memotret cerita dari kehidupan manusia melalui mood, ekspresi, atau suasana sebagai fokus agar menimbulkan rasa simpati. Biasanya teknik ini digunakan untuk memotret masyarakat dengan ekonomi rendah atau masyarakat suku pedalaman. Namun sebenarnya tidak ada batasan dalam menggunakan teknik ini, Anda dapat memotret subjek dari kalangan apapun.

Kunci utama dari teknik ini tentunya adalah subjek foto yang kuat dalam mengekspresikan ceritanya. Kebanyakan foto yang menggunakan teknik ini diambil secara candid, yakni saat subjek tidak melihat kamera secara langsung juga tidak merasa difoto. Hal ini dapat menghasilkan hasil yang genuine dan natural. Namun teknik ini juga mencangkup foto potrait, sehingga Anda juga dapat mengambil foto subjek yang sedang melihat langsung ke kamera.

Baca Juga: Little-Known SEO Instagram: Panduan 3 Optimasi Mudah untuk Unggul dalam Hasil Pencarian

4. Framing

Teknik Fotografi Framing
Teknik Framing

Teknik framing adalah teknik fotografi dimana pemotret membuat fokus pada subjek dengan menutupi sebagian foto atau membingkainya dengan sesuatu yang telah dan benar-benar ada. Terlihat mudah tapi kenyataannya teknik cukup sulit untuk diterapkan. Penggunaan teknik ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya adalah:

  • Membuat konteks pada foto
  • Menambahkan kesan lapisan dan kedalaman pada foto
  • Mengarahkan perhatian kepada subjek utama pada foto
  • Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu

Untuk menggunakan teknik ini, Anda harus benar-benar memperhatikan scene yang akan Anda foto. Hal ini penting karena lebih baik menggunakan elemen alami yang telah ada agar hasilnya terlihat bagus dan natural. Anda dapat membingkai subjek fokus Anda menggunakan jendela, lampu jalan, kusen pintu, terowongan, dan lain sebagainya. Namun Anda harus hati-hati karena tidak semua objek dapat dijadikan frame yang layak.

5. Flat Lay

Teknik Fotografi Flat Lay
Teknik Flat Lay

Mungkin Anda masih asing dengan istilah teknik fotografi ini, tapi sebenarnya teknik ini cukup populer di media sosial seperti Instagram dan Pinterest. Sederhananya, teknik flat lay adalah pengambilan foto secara vertikal dimana mata kamera mengarah kepada permukaan yang berisi objek-objek yang telah disusun dan diposisikan tertidur menghadap kamera. Teknik fotografi ini banyak digunakan untuk memotret benda seperti produk, alat tulis, dan makanan.

6. Where I Stand

Teknik Fotografi Where I Stand
Teknik Where I Stand

Teknik fotografi where I stand sangat populer di Instagram, terutama di konten-konten traveling. Mayoritas pengguna teknik ini menampilkan kaki, tangan, atau objek khas seperti makanan dan kopi untuk menunjukkan (pamer) bahwa pemotret benar-benar berada di tempat tersebut. Teknik ini biasanya dipadukan dengan teknik fotografi lain yakni teknik flat lay.

7. Leading Line

Teknik Fotografi Leading Line
Teknik Leading Line

Teknik fotografi yang terakhir tapi tidak kalah keren adalah teknik leading line. Teknik ini tidak lagi memperhatikan garis bantu grid pada layar kamera, namun lebih memperhatikan garis imaginer yang terbentuk secara alami dalam foto. Garis imaginer yang dimaksud dapat berarti garis landscape seperti puncak bukit dan garis pantai ataupun bisa juga ujung dari bentuk bangunan seperti gedung, jembatan, dan lain-lain. Meski begitu, jika pemotret mampu menggabungkan kedua garis (garis grid pada layar dan garis imaginer), hasil yang didapatkan akan lebih kuat.

Nah itulah 7 teknik fotografi terbaik versi Bootsol. Bagaimana menurut Anda? Silahkan berpendapat dikolom komentar!

Baca Juga: 5 Inspirasi Thumbnail Youtube yang Eye-Catching dan Clickable

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top