fbpx

Strategi pemasaran melalui YouTube seringkali diabaikan oleh para pebisnis. Beberapa orang berpikir bahwa platform ini hanya menjadi sebuah media video online saja. Nyatanya, terdapat banyak peluang pemasaran yang tak terhitung jumlahnya pada jejaring sosial tersebut.

Dilansir dari Statista.com, YouTube menempati peringkat ke-2 sebagai platform jejaring sosial online yang memiliki banyak pengunjung dengan total lebih dari 22 miliar pengunjung per tahun. Oleh karena itu, pemilik bisnis sebenarnya dapat memanfaatkan YouTube ini sebagai media pemasaran dengan sebaik mungkin.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas apa saja langkah awal bagi kalian yang ingin memulai memasarkan usaha bisnisnya melalui platform tersebut.

Simak penjelasannya di bawah ini.

10 Langkah Strategi Pemasaran Melalui Youtube

Step 1: Membuat Channel Youtube Khusus Bisnis

Media pemasaran menggunakan Brand Account YouTube (sumber: organiksoft)

Sebenarnya kamu bisa menggunakan akun Google pribadi untuk membuat channel tersebut, namun yang bisa mengaksesnya hanya kamu pribadi saja. Terlebih lagi nantinya segala urusan bisnis yang terdapat pada YouTube Channel itu akan terhubung ke alamat email pribadi, jadi akan mengganggu hal-hal lainnya.

Oleh karena itu, disarankan untuk membuat sebuah Brand Account melalui Google. Dengan menggunakan akun khusus bisnis, ini akan memudahkan para audiens untuk melihat bisnis yang sedang dipasarkan melalui akun YouTube tersebut.

Step 2: Pelajari Audiens Kamu

Analisis audiens terlebih dahulu

Jika kamu baru di dalam dunia digital marketing YouTube, ada baiknya pahami mengenai YouTube Demographics terlebih dahulu. Maksud dari pelajari audiens disini ialah kamu harus mengetahui bagaimana dan siapa saja yang menjadi target pasar bisnis mu. Sesuaikan dengan produk/jasa bisnis yang ditawarkan sehingga pada saat memulai pemasaran, usaha kamu akan langsung menuju tepat sasaran. Kumpulkan semua data mengenai pengunjung yang datang pada laman YouTube tersebut yang masuk ke dalam kategori target pasar mu.

Dengan menggunakan akun YouTube khusus untuk bisnis, kamu memiliki akses menuju tab Analytics. Fitur ini digunakan untuk mempelajari tentang pengunjung laman channel bisnismu. Selalu pantau waktu tonton dan statistik demografis yang tersedia. Apakah audiens di media pemasaran yang lain juga sama banyaknya pada platform ini? Semuanya bisa kamu lihat melalui fitur tab Analytics tersebut.

Jika ada pengunjung yang meninggalkan komentar, bacalah untuk melihat apa yang dapat kamu pelajari tentang minat dan preferensi mereka. Kunjungi juga tab Komunitas. Jika ada sesuatu yang spesifik yang ingin kamu ketahui, dimana fitur Komunitas ini merupakan sebuah wadah yang baik untuk memposting pertanyaan atau membuat polling mengenai suatu brand kepada audiens-nya. Bandingkan audiens YouTube kamu dengan audiens kamu di media pemasaran yang lain. Identifikasi konten yang paling banyak terhubung dengan audiens di platform tersebut, dan gunakan untuk bertukar pikiran tentang ide video. Rencanakan untuk membuat konten untuk audiens yang kamu miliki serta target audiens yang sedang direncanakan untuk mengembangkan strategi pemasaran tersebut.

Step 3: Melakukan Riset Terhadap Kompetitor yang Ada

Melakukan riset terhadap kompetitor dalam strategi pemasaran melalui YouTube

Seperti platform media pemasaran lainnya, YouTube juga merupakan sebuah media yang kompetitif dalam dunia bisnis. Dengan melakukan riset terhadap pesaing yang mungkin ada pada platform tersebut, kamu dapat melihat dan mengukur bagaimana peluang yang dapat dihasilkan dan mengidentifikasi lebih banyak strategi.

Identifikasi pesaing

Mulailah dengan mengidentifikasi tiga hingga lima pesaing yang menurut mu sebagai pesaing ketat. Jika kamu tidak yakin, kamu bisa mencoba mengidentifikasinya melalui Keyword Planner yang ada pada Google Ads untuk melihat peringkat perusahaan mana untuk kata kunci yang terkait dengan brand bisnis kamu. Catat setiap poin utama seperti berapa jumlah pelanggan dan statistik penayangan pada akun pesaing kamu, sehingga dapat menggunakannya sebagai tolok ukur untuk akun YouTube bisnis mu sendiri.

Kemudian, perhatikan pula judul dan deskripsi untuk melihat kata kunci apa yang mereka gunakan. Kamu juga bisa menuju kolom komentar di video tersebut untuk melihat apa yang dikatakan para audiens mereka terhadap brand pesaing mu. Karena kemungkinan besar audiens mereka merupakan target pasar bisnis mu juga.

Lakukan Analisis SWOT

Tujuan dari analisis SWOT ini ialah untuk mengidentifikasi Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats yang dihadirkan oleh masing-masing kompetitor. Ini adalah kerangka kerja yang baik untuk mengetahui apa yang berfungsi dan tidak berfungsi, dan di mana kamu dapat menentukan strategi dan trik apa yang bisa kamu hadirkan dalam YouTube Channel bisnis mu. Tentu, kamu juga dapat mengambil keputusan apakah platform ini merupakan media pemasaran yang tepat untuk kelangsungan bisnis mu.

Step 4: Belajar dari Channel Favorit-mu

Pelajari strategi dan trik dari Youtube Channel Favorit-mu

Strategi pemasaran melalui YouTube lainnya ialah dengan melihat dan mempelajari bagaimana channel YouTube favorit-mu pada saat melakukan sebuah pemasaran atau hanya sekedar mengunggah sebuah konten video menarik. Pada saat itu, perhatikan teknik dan format yang menarik perhatian mu. Apa yang membuat kamu kembali untuk mengunjungi dan menonton video-video itu? Bagaimana akun paling populer mendorong penayangan, langganan, dan keterlibatannya dengan audiens? Lihat video trending YouTube. Meskipun video ini tidak ada hubungannya dengan bisnis atau industri kamu, tetapi ada banyak teknik dan strategi yang dapat kamu pelajari. Apakah semua video tersebut memiliki biaya produksi tinggi? Berapa durasi paling umum dari video itu? Apakah mereka menambahkan kemampuan editing khusus dalam menyajikan kontennya?

Semua bisa dilakukan dengan mempelajari trik dan strategi yang ada pada akun favorit mu. Mulailah dengan memikirkan strategi konten YouTubemu. Jenis konten apa yang masuk akal untuk brand bisnis mu? Apakah kamu berencana menggunakan YouTube untuk bercerita, menawarkan tutorial, atau membangun merek bisnis mu sebagai sebuah trendsetter?

Step 5: Mengoptimalisasi Video-mu untuk Meningkatkan Penayangan

Strategi YouTube

YouTube merupakan sebuah mesin pencari video dimana kini telah menjadi media pemasaran juga. Sama seperti Google yang menjadi SEO, pada platform ini hasil video juga memiliki peringkat berdasarkan judul, kata kunci, deskripsi, dan faktor lainnya. Lalu ada algoritme rekomendasi YouTube, yang menentukan 70% dari apa yang ditonton orang. Optimalkan video kamu sehingga memiliki peluang terbaik untuk muncul di hasil penelusuran dan mendapatkan lebih banyak penayangan. Berikut adalah beberapa petunjuk SEO yang bisa kamu mulai:

Membuat Judul yang Kuat dan Menarik

Judul merupakan salah satu poin utama yang dilihat oleh algoritme YouTube dan para audiens untuk mengevaluasi video yang kamu tayangkan. Kamu dapat menyertakan kata kunci yang relevan serta memeriksa terlebih dahulu kata-kata yang digunakan banyak orang untuk menemukan channel mu pada YouTube Analytics. Kamu juga dapat memanfaatkan Google Trends dan Keyword Planner pada Google Ads untuk melihat apakah salah satu istilah pencarian populer ini cocok dan dapat ditambahkan ke judul video mu.

PENTING UNTUK DIINGAT! Hindari judul yang bersifat clickbait. Karena pada dasarnya, sebuah iklan/judul palsu (yang tidak sesuai dengan isi konten video tersebut) dapat menyebabkan retensi yang lebih rendah sehingga peringkat pencarian pun akan menurun. Jika kata kunci yang kamu temukan tidak cocok dengan topik yang ingin ditampilkan, maka kamu harus bisa menggali sedikit lebih dalam mengenai penelitian kata kunci tersebut dimana tetap memfokuskan pada topik dan konten yang akan ditampilkan pada brand bisnis mu.

Tulis Deskripsi yang Menunjukkan Kata Kunci Konten-mu

Dalam sebuah strategi pemasaran melalui YouTube, kamu harus memprioritaskan beberapa baris pertama kolom deskripsi untuk memberikan ringkasan singkat tentang topik video tersebut dengan memasukkan kata kunci yang sudah ditentukan namun harus tetap terlihat tidak berkesan memberi spam. Tulis dalam kalimat yang koheren dan terdengar alami. Media pemasaran ini menampilkan sekitar 300 karakter (sekitar tiga baris) di atas tombol Tampilkan Lebih Banyak (Show More) yang dapat diklik para pengunjung video-mu untuk melihat deskripsi lengkap mengenai konten produk/jasa brand kamu.

Step 6: Unggah dan Beri Jadwal Penayangan Video-mu

Nah, setelah membuat dan mengoptimalkan video, saatnya menjadwalkannya untuk dipublikasikan. Periksa analitik YouTube channel kamu untuk melihat apakah ada hari atau jam yang cenderung memiliki jumlah penayangan dan keterlibatan yang lebih tinggi. Menentukan waktu terbaik untuk memposting ini bertujuan untuk mempublikasikan secara teratur konten yang ditawarkan. Kamu juga bisa memanfaatkan platform Hootsuite, yang bertujuan untuk mempromosikan video yang akan rilis di channel kamu pada media pemasaran digital lainnya.

Step 7: Mengoptimalisasi YouTube Channel-mu untuk Menarik Banyak Pengikut

Contoh Profile YouTube Channel yang Menarik (sumber: ThreadCurve)

Permudah banyak orang untuk menemukan dan mengikuti akun brand kamu di YouTube dengan mengoptimalkan seluruh isi channel. Berikut adalah beberapa cara untuk membuat akun mu untuk mendapatkan lebih banyak pencarian, tampilan, dan pengikut:

Lengkapi Profil YouTube Brand-mu

Untuk menyempurnakan strategi pemasaran melalui YouTube, kamu harus melengkapi profil akun mu. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dan wajib kamu isi sebagai pelengkap:

  • Channel Description: Pada bagian “tentang/about” dalam profil mu, berikan sebuah rangkuman yang berisi kata kunci tentang apa yang dapat diharapkan orang ketika mereka berlangganan (subscribe) ke channel kamu. Sertakan juga tautan ke situs web dan akun media sosial lainnya di sini.
  • Channel Ikon: Unggah versi resolusi tinggi dari logo brand bisnis mu agar lebih menarik perhatian para pengunjung.
  • Channel Art: Gunakan ruang spanduk ini untuk menyambut para audiens ketika mengunjungi akun YouTube kamu. Area ini adalah tempat yang baik untuk mempromosikan jadwal video yang akan ditayangkan, peluncuran suatu produk baru, serta layanan yang akan datang lainnya.

Buat Sebuah Cuplikan Video pada Channel-mu

Sama seperti cuplikan film, dalam strategi pemasaran melalui YouTube juga sebuah trailer penting untuk meninjau video yang ada di channel kamu. Cuplikan ini akan diputar secara otomatis saat pengunjung melihat ke halaman profil akun brand kamu. Tujuan dari dibuatnya sebuah cuplikan ini ialah untuk memperkenalkan merek bisnis kamu kepada calon audiens yang lebih banyak. Tampilkan mengenai fokus dari isi konten tersebut dengan semenarik mungkin.

Step 8: Coba Menggunakan YouTube Ads

Contoh tampilan jika menggunakan layanan YouTube Ads (sumber: affde)

Iklan YouTube dapat menjadi cara yang efektif untuk memperluas jangkauan audiens di luar dari channel kamu sebagai opsi media pemasaran lainnya. Jika kamu ingin mengembangkan YouTube kamu, maka harus memiliki target audiens yang menurut kamu mungkin akan tertarik dengan isi konten yang ada pada channel yang kamu miliki. Dengan menggunakan bantuan YouTube Ads ini, kamu bisa memasarkan dan mempromosikan produk, jasa, atau layanan lainnya yang ada pada brand bisnis mu dengan lebih cepat mencapai target pasar.

Step 9: Cobalah untuk Bekerjasama dengan Influencer

Contoh kerjasama suatu brand kecantikan dengan seorang influencer (sumber: VIBE)

Salah satu cara terbaik untuk memperkenalkan suatu merek usaha dan menjangkau audiens yang lebih luas di YouTube adalah dengan menjalin kerjasama dengan seorang influencer. Menurut Google, 60% pengunjung YouTube lebih cenderung mengikuti saran belanja dari pembuat konten favorit mereka. Mengapa demikian? Karena di era serba digital dan modern ini, kekuatan dari para public figure atau influencer yang memiliki citra baik serta jutaan pengikut dalam akun sosial media mereka ini, membuat para pemilik usaha tertarik untuk bekerjasama dengan mereka sebagai media pemasaran dan promosinya.

Hal yang menjadi poin utama mengapa bekerjasama dengan para influencer ini sangat efektif sebagai strategi pemasaran yaitu dikarenakan mereka cerdas dan kreatif dalam membuat suatu konten meskipun isinya mengenai iklan sekaligus, tetapi tetap diminati oleh para pengikutnya.

Step 10: Menganalisis dan Mengadaptasi YouTube-mu

strategi pemasaran melalui YouTube
Pantau terus lalu lintas YouTube Channel Bisnis Kamu

Dengan akun YouTube kamu yang telah berhasil aktif dan berjalan, inilah saatnya untuk mulai mengukur kesuksesan pada brand bisnis mu. Langkah ini sangat penting untuk terus ditinjau agar kamu selaku pemilik channel tersebut, tetap mengetahui apa saja perkembangan dan inovasi yang harus kamu ambil kedepannya agar tetap maju.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kamu dapat membaca setiap komentar yang didapat dalam video kamu untuk melihat apa saja yang diinginkan oleh para audiens. Terlebih lagi jika adanya suatu saran dan kritikan, maka kamu dapat dengan sigap menganalisisnya sehingga segala sesuatunya dapat lebih ditingkatkan.

Dengan adanya strategi pemasaran melalui YouTube ini diharapkan dapat menjadi sarana yang tepat bagi pemilik usaha yang sedang memerlukan sebuah media pemasaran yang lebih fresh.

Baca juga: Kenali 5 Strategi AIDAS Buat Iklan Lebih Interesting

Leave a Comment

Your email address will not be published.

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top