fbpx

Jangan sampai memilih aplikasi Media Sosial untuk brand kamu. Sebagai Social Media Specialist, merupakan langkah tepat bagi kamu yang ingin terjun ke industri Digital Marketing, maka dari itu kamu harus tahu lebih banyak tentang Media Sosial.

Twitter, Instagram, Facebook, merupakan beberapa contoh aplikasi Media Sosial yang sudah sering kita mainkan sejak jaman sekolah.

Siapa sangka jika suatu hari nanti, menggiati Social Media bisa menjadi pekerjaan professional? Bahkan bisa berkesempatan memberikan banyak seminar tentang bagaimana mengatur Strategi Media Sosial.

Nyatanya, Media Sosial bukan lagi sarana untuk berkomunikasi secara personal dengan sahabat maupun kerabat, melainkan merupakan sarana untuk memasarkan produk atau layanan perusahaan.

Berbagai aplikasi Media Sosial, dengan karakteristiknya masing-masing, mampu memberikan impact yang besar untuk perusahaan.

Oleh karena itu, sebagai Social Media Specialist, mari kita ketahui kelebihan serta kekurangan masing-masing aplokasi Media Sosial berikut ini.

Aplikasi Media Sosial Terbesar Dunia: Facebook

Verified! Jangan Salah Pilih , Ini Aplikasi Media Sosial yang Tepat untuk Brand Kamu

 

Image by Simon from Pixabay

Mark Zuckerberg sudah merintis Facebook sejak 4 Februari 2004, kesuksesannya menyingkirkan Friendster mampu menarik 2,8 miliar pengguna aktif pada tahun 2020

Facebook juga dinobatkan sebagai Media Sosial paling besar sedunia. Menurut Wikipedia, menempati peringkat ketujuh, dimana para pengguna aktif internet berada di Facebook.

Social Media Specialist harus perhatikan ini, 73% pengguna Facebook berusia 30-49 tahun. Pertimbangkan angka ini sebagai acuan target pasar.

Fitur Facebook untuk Digital Marketing

Setelah login Facebook, para pengguna bisa secara bebas mengungkap informasi tentang dirinya melalui halaman profil Facebook. Berbagai fitur multimedia dan update status juga tersedia.

1. Canvas

Canvas merupakan fitur Facebook, hanya bisa dibuat pada fanpage Facebook.

Canvas adalah publishing tool usungan Facebook, memberi ruang bagi Social Media Specialist untuk membuat konten interaktif.

Fitur gratis ini seperti header pada blog, gabungan dari foto dan video, serta juga ada tombol untuk menyerukan tindakan (CTA) pada audiens.

2. Power Editor

Power Editor merupakan fitur iklan lainnya, memungkinkan kamu mencari, membuat, dan menyunting beberapa iklan sekaligus sehingga pekerjaan lebih cepat selesai.

3. Ads Tools

Berbagai tool untuk mengatur iklan di Facebook juga tersedia, seperti Ads Manager, Ad Creation Tool, Event Response Ads, dan Local Awareness Ads.

Berbagai fitur ini bisa kamu gunakan untuk memantau performa akun, penempatan iklan, penargetan audiens, sampai mengatur jadwal acara untuk audiens yang bisa dipasang pada kalender Facebook.

Facebook pros:

  • Media Sosial terbesar di dunia
  • Postingan populer dengan ribuan likes dan share
  • Mudah untuk aplikasikan link, CTA, dan publikasi acara

Facebook cons:

  • Algoritmanya berubah cepat
  • 40% pengguna tidak suka brand page, sehingga paid promotion mungkin yang paling efektif
  • Postingan dari teman dan keluarga lebih diprioritaskan, jadi kamu butuh banyak likes dan shares agar dilihat oleh pengguna Facebook.

Stay Simple and Up To Date: Twitter

Verified! Jangan Salah Pilih , Ini Aplikasi Media Sosial yang Tepat untuk Brand Kamu

 

Photo by PhotoMix from Pixabay

Pendekatan secara personal adalah bagaimana cara menarik perhatian audiens Twitter untuk mengetahui lebih jauh tentang brand perusahaan.

Selain itu, Twitter merupakan aaplikasi Media Sosial yang paling cepat update berita yang sedang banyak diperbincangkan masyarakat, bahkan 24,6% pengguna Twitter adalah Jurnalis.

Fitur Twitter untuk Digital Marketing

Setahun terakhir sejak Juni 2021, status market share Twitter di Indonesia hanya 2% termasuk angka yang rendah dibandingkan Facebook, YouTube, dan Instagram.

Meskipun demikian, Twitter tetap menjadi aplikasiMedia Sosial yang cukup efektif untuk menjalin hubungan akrab antara perusahaan dengan audiens.

1. Berbagi Berbagai Media
Gambar, video, atau GIF bisa kamu bagikan di Twitter saat membuat tweet baru. Strategi ini cukup efektif untuk memperoleh banyak retweet dengan presentase mencapai 150%.

Selain retweet, membagikan gambar pada Twitter juga mendorong jumlah favorites (likes).

Kamu juga bsia menyelipkan link pada foto yang kamu bagikan kepada audiens, link tersebut nantinya bisa mengarahkanmu kepada platform lain milik perusahaan.

Buat text postingan agar menarik audiens mengunjungi link pada gambar tersebut, postingan ini biasa disebut Twitter Card.

2. Aplikasi Media Sosial Dimana Hashtag Terlahir

Hashtag sekarang sudah banyak digunakan pada berbagai aplikasi Media Sosial, tapi kamu harus tahu kalau hashtag ini terlahir di Twitter.

Sederhana dan mudah dibuat, namun hashtag menjadi acuan bagi para pengguna saat mencari informasi. Dari sinilah kita tahu hashtag bisa menarik lebih banyak audiens.

3. Twitter Poll

Twitter memang sangat sederhana! Bahkan tidak banyak memberikan ruang untuk berkreasi, namun Twitter sangat terfokus pada perbincangan yang lebih dalam.

Fun and simple, Twitter Poll menjadi media bagi perusahaan berkomunikasi dengan audiens dengan mengajukan pertanyaan kepada mereka, serta menyediakan 4 jawaban untuk dijawab.

Twitter pros:

  • Media Sosial paling efektif untuk networking
  • Media untuk mencari topik konten paling trend
  • Tweets diindeks oleh Google, jadi bisa meningkatkan SEO

Twitter cons:

  • Jumlah karakter tweets terbatas, sehingga tidak bisa berbicara banyak, kecuali lewat mode thread.
  • Postingan bisa sangat cepat tenggelam
  • Banyak pengguna kebingungan saat pertama kali mencobanya

Kekuatan Visual dan Warna: Instagram

Verified! Jangan Salah Pilih , Ini Aplikasi Media Sosial yang Tepat untuk Brand Kamu

 

Image by PhotoMIX Company from Pixabay

Banyak Social Media Specialist tidak mungkin melepas Instagram sebagai media pemasaran. Banyak fitur visual penuh warna membuat Instagram menjadi aplikasi Media Sosial favorit orang-orang berusia 18-29 tahun.

Engagement yang diciptakan dari Instagram juga 58x lebih besar daripada Facebook, sebagai aplikasi Media Sosial terbesar dunia.

Sebanyak 90% pengguna Instagram setidaknya follow satu akun bisnis, sementara para product management banyak melakukan research produk melalui Instagram.

Verified! Jangan Salah Pilih , Ini Aplikasi Media Sosial yang Tepat untuk Brand Kamu

Fitur Instagram untuk Digital Marketing

Tugas seorang Social Media Specialist saat mengatur Instagram adalah membuat persona brand perusahaan.

Ibaratnya brand tersebut adalah manusia, maka brand pasti memiliki karakter, cerita, gaya bahasa (brand voice). Lewat fitur Instagram, identitas brand menjadi lebih kuat.

1. Instagram Business Account

Pastikan akun brand yang kamu atur beda pada mode business account. Berbagai keuntungan dapat diperoleh dibandingan mode personal account.

Fitur business account¸ di antaranya Instagram Insights, Instagram ads, instagram shopping¸ primary and secondary inboxcontact information, serta tombol CTA pada profil.

2. Stories dan Highlight

Melalui Instagram, pastikan Social Media Specialist sangat aktif berbagi moment yang sedang diselenggarakan perusahaan.

Kamu bisa menggunakan stories untuk berbagi moment jangka pendek, lalu simpan story tersebut pada ruang hightlights.

Gunakan cover pada hightlights agar dapat membentuk lebih jelas karakter dari brand perusahaan, secara visual menjadi lebih menarik.

3. Instagram Ads

Instagram ads sangat berguna untuk menarik audiens secara lebih spesifik, kamu sendiri yang menentukan lokasi, demografi, interest, serta behaviors dari target pasar.

Location               : Kota, provinsi, dan negara audiens

Demografi           : usia, gender, dan bahasa

Interests              : Akun yang di-follow oleh target pasar, app yang mereka gunakan, serta ads yang mereka klik.

Behaviors            : Aktif atau tidaknya audiens di Instagram

Instagram pros:

  • Gaya Instagram penuh visual menjadi ruang kreasi para designer
  • Fitur hashtag memudahkan pengguna meraih audiens di luar followers

Instagram cons:

  • Tidak bisa menyelipkan link pada caption, maupun postingan lainnya
  • Fitur stories di Instagram yang baru rilis, menyebabkan engagement pada postingan utama jadi lebih sedikit.

Penuh Kreasi dan Musik: Tik Tok

Verified! Jangan Salah Pilih , Ini Aplikasi Media Sosial yang Tepat untuk Brand Kamu

 

Image by Antonbe From Pixabay

Perbedaan mendasar antara TikTok dengan aplikasi Media Sosial lainnya adalah TikTok merupakan aplikasi Media Sosial bagi para kreator amatir, mengabadikan berbagai moment lewat konten video.

Untuk bisnis, Social Media Specialist bisa memulai mencantumkan link pada profil bio TikTok sebagai langkah awal pemasaran.

TikTok sangat cocok jika target market brand adalah anak-anak muda, karena 62% pegguna TikTok berusia 10-29 tahun.

Algoritma TikTok ditentukan oleh hashtag dan musik yang dicantumkan dalam video. Selalu ada satu trend video sebagai acuan para kreator untuk mengikuti trend tersebut, kemmudian video akan dengan mudah menjadi trending.

Fitur TikTok untuk Digital Marketing

Setengah dari pengguna TikTok membeli produk dari apa yang mereka lihat di aplikasi Media Sosial. Bahkan hashtag paling populer yang sering dipakai perusahaan untuk berjualan adalah TikTok Made Me Buy it.

Verified! Jangan Salah Pilih , Ini Aplikasi Media Sosial yang Tepat untuk Brand Kamu

 

Foto oleh Artem Podrez

1. Kolom Komentar

Selalu usahakan untuk berinteraksi dengan audiens lewat kolom komentar di postingan video TikTok . Cara ini sangat efektif, karena orang-orang akan senang jika mereka diperhatikan oleh akun resmi perusahaan, apalagi jika akun kamu sudah memiliki Creator badge.

2. TikTok Discover Page

Sebelum membuat konten, pastikan kamu melihat discover page pada TikTok. Pada halaman tersebut, kamu dapat menemukan banyak hashtag serta konten kreatif yang sedang viral.

Membuat konten sesuai dengan trend dan hashtag yang sedang viral, dapat mempengaruhi algoritma TikTok sehingga lebih mudah memperoleh banyak followers.

3. TikTok Sticker, Filters, & GIF

TikTok sangat dipenuhi oleh kreator kreatif, berbagai fitur seperti stickers, filters, dan GIF dapat kamu gunakan di TikTok. Bahkan saat ingin upload konten, kamu bisa edit terlebih dahulu konten video milik kamu.

Social Media Specialist yang kreatif tentunya tidak ingin video menjadi flat tanpa suara, warna, text, dan filterVideo yang flat tidak akan menarik banyak audiens.

TikTok pros:

  • Mudah mempengaruhi audiens lewat video sehingga meningkatkan brand awareness

TikTok cons:

  • Target market terbatas oleh usia, kebanyakan anak-anak
  • Trend hanya sejenak, jika brand masuk trend, bisa jadi mudah dilupakan juga

Tentukan Aplikasi Media Sosial Brand Kamu Sekarang juga!

Segera tentukan aplikasi Media Sosial paling cocok untuk brand kamu sekarang juga! Target pasar apa yang kamu punya, serta objektif apa yang ingin diraih perusahaan?

Sebagai Social Media Specialist, tentu kamu harus tahu lebih jauh details kekurangan serta kelebihan setiap aplikasi Media Sosial pemasaran brand perusahaan.

Dengan mengetahui berbagi fitur Sosmed, kekurangan serta kelebihannya untuk Digital Marketing, maka akan semakin mahir intuisi kamu untuk menentukan platform yang cocok untuk brand.

Selain aplikasi Media Sosial yang telah disebutkan di atas, mungkin kamu bisa intip juga platform lainnya, seperti Pinterest, YouTube, blog, dan sebagainya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top