fbpx

Quotes atau kutipan kriminal terpidana mati yang nyeleneh – Banyak Kriminal di dunia yang terjerat hukuman mati, namun tidak selalu sebenarnya hukuman mati itu pantas mereka dapatkan kalau di bandingkan dengan kasus besar lain yang ada di Dunia. Berikut mimin mau menjabarkan 5 Eksekusi dan Kutipan terpidana mati sebelum di eksekusi

1. Kimberly McKarthy

Foto Kimberly McKarthy (sumber : clarkprosecutor)

Terpidana mati asal Texas ini dihukum mati dengan cara di suntik mati, putusan itu dikeluarkan oleh Pengadilan Texas. Dia digugat karena telah banyak melakukan aksi perampokan yang berujung pembunuhan demi membeli Narkoba. Namun yang menjadi puncak dari eksekusi mati nya adalah saat temuan polisi bahwa Kimberly membunuh wanita berkulit putih bernama Booth dan memotong jarinya kemudian membawa lari cincin emasnya. Pada saat itu kuasa hukum Kimberly menyatakan bahwa ada unsur rasis didalam Pengadilan Texas.

Pada akhirnya 2010 Kimberly di pindahkan ke penjara tersendiri tepat di depannya tempat dia akan di eksekusi, 2013 kimberly di eksekusi mati. Terhitung sejak 2013 Kimberly adalah orang ke 8 yang di eksekuti mati di Texas.
Sebelum meninggal Kimberly meninggalkan sebuah kutipan atau quotes yang berbunyi “Ini bukan sebuah kekalahan ini sebuah kemenangan”

2. Vincent Gutierrez

Foto Vincent Gutierrez (sumber : murderpedia)

Vincent digugat oleh Pengadilan Texas karena telah melakukan aksi pembunuhan,penculikan, dan perampokan. Dia melakukan aksinya karena keinginan saudaranya bernama Arroyo untuk memiliki mobil Mazda RX7, kemudian mereka pergi ke sebuah komplek dan bertemu Mazda RX7 Merah milik Militer Angkatan Udara Amerika, Jose Cobo, Vincent bersama 2 rekannya yaitu Suaste dan Arroyo langsung mendobrak masuk ke mobil saat Cobo ingin masuk ke mobil. Saat Cobo mencoba kabur Vincent langsung menembak nya di punggung.

Pada akhirnya mereka ditangkap karena Arroyo dan Suaste menyerahkan diri ke kantor Polisi, Suaste dihukum 35tahun penjara, Arroyo awalnya akan dihukum mati namun diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup karena masih di bawah 18 tahun, sedangkan Vincent akhirnya dihukum mati pada tahun 2007 dengan cara di suntik. Sebelum di eksekusi Vincent meninggalkan sebuah kutipan yang berbunyi “Saudaraku,di mana pemeran penggantiku saat kau membutuhkannya?”

3. Carlos Granados

Carlos Albertus Granados (sumber : clarkprosecutor)

Membunuh istrinya Katherine dan anaknya Anthony yang berusia 3 tahun. Istrinya ditikam sebanyak 30 kali saat hendak ingin mengeksekusi Anthony ternyata Katherine masih sadarkan diri dan menelepon Polisi. Sesampainya di apartemen Polisi menemukan Carlos memegang pisau panjang yang berlumuran darah dan Anthony yang sudah tidak bernyawa tepat di depan Carlos, tidak lama kemudian Katherine juga tewas kehabisan darah.

Carlos akhirnya di eksekusi mati pada tahun 2007 dengan cara di suntik mati. Sebelum di eksekusi Carlos mengucap sebuah kutipan yang berbunyi “Kathy, kau tahu aku tidak pernah bermaksud menyakitimu. Aku memberimu segalanya dan itu yang membuatku sangat marah. Tapi aku tak pernah bermaksud menyakitimu. Aku minta maaf”

4. Timothy McVeigh

Timothy McVeigh (sumber : insider)

Timothy merupakan kriminal yang dulunya seorang prajurit militer angkatan darat didakwa karena telah melakukan pengeboman di Oklahoma dan merenggut 168 nyawa. Pada 19 April 1995 Timothy memarkirkan mobilnya yang berisi peledak massal di pusat kota Oklahoma city, Timothy meninggalkan mobilnya dan menghidupkan pemicu bomnya, tepat jam 09.02 bom meledak dan mengakibatkan Oklahoma seperti sedang berada didalam medan perang. Belasan balita meninggal dan ratusan gedung hancur.

Oklahoma state bergerak cepat dengan mengidentifikasi setiap rekaman didaerah Oklahoma dan 90 menit setelah kejadian pengeboman Timothy langsung di tangkap, sedangkan FBI masih mencari sampai 21 April. Pada akhirnya Timothy di eksekusi mati dengan cara di suntik, sebelum di eksekusi Timothy meninggalkan sebuah kutipan yang berbunyi “Aku adalah tuan dari nasibku dan aku adalah kapten dari jiwaku”

5. Robert Alton Harris

Foto Robert Alton Harris (sumber : wikipedia)

DIkutip dari laman wikipedia Robert adalah seorang perampok, penculik dan pembunuh. Di Sandiego dia mencuri mobil dan membunuh 2 orang pria muda pada tahun 1978 , melarikan remaja, membunuh dan membawa kabur mobilnya untuk merampok Bank. Robert kecil dulunya pernah dilecehkan secara seksual, umur 10 Tahun pernah di tangkap karena mencuri.

Robert akhirnya di tangkap atas tuduhan pembunuhan, perampokan, penculikan oleh Steve seorang Polisi yang ternyata merupakan ayah dari salah satu remaja yang telah di bunuh Robert, namun Steve tidak sadar karena wajah korban masih belum di kenali. Robert dieksekusi di San Quentin pada 21 April 1992 dengan cara dimasukan kedalam ruangan berisi gas beracun.

Sebelum di eksekusi Robert menyampaikan sebuah kutipan yang berbunyi “Kamu bisa menjadi raja ataupun tukang sapu jalanan. Tapi semua manusia berdansa dengan malaikat pencabut nyawa”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top