fbpx

Saat Anda mendengar istilah teknologi artificial intelligence yang disingkat menjadi AI (dikenal juga sebagai kecerdasan buatan) pasti hal yang muncul di benak Anda adalah robot-robot canggih berbentuk layaknya manusia seperti yang ada di film-film science fiction Hollywood. Teknologi AI memang digunakan dalam pemrograman robotika, tapi penerapan teknologi ini tidak sebatas itu.

Di arikel ini, Bootsol akan menghadirkan informasi lengkap mengenai teknologi artificial intelligence, mulai dari pengertian hingga penerapannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Berikut informasi selengkapnya.

Pengertian Artificial Intelligence

Pengertian Artificial Intelligence
Pengertian Artificial Intelligence

Menurut istilahnya, artificial intelligence adalah suatu sistem kecerdasan yang ditanamkan atau diprogram oleh manusia ke dalam suatu teknologi, maka dari itu teknologi AI disebut sebagai kecerdasan buatan dalam Bahasa Indonesia. Selanjutnya, sistem kecerdasan tersebut akan dikembangkan dalam konteks ilmiah atau dijadikan perkembangan dari satuan bentuk ilmiah yang sudah ada.

Saat ini, penerapan teknologi AI telah tersebar dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan tanpa Anda sadari. Tujuan dari penciptaan teknologi ini memang dilatarbelakangi oleh segi fungsional untuk menghadirkan kemudahan bagi manusia. Namun dengan masifnya peran media yang sering kali menempatkan AI sebagai ancaman yang akan menggantikan manusia itu sendiri. Padahal AI hanyalah hasil dari buah kecerdasan manusia. Tanpa adanya manusia, AI juga tidak akan ada.

Untuk itu, berikut adalah beberapa contoh penerapan AI yang ada di sekitar kita.

Baca Juga: Fantastic! Teknologi Buatan Indonesia yang Super Useful, Simak 5 Contohnya

Contoh Penerapan AI

1. Asisten Virtual

Contoh Artificial Intelligence Asisten Virtual Milik Google
Asisten Virtual Milik Google

Jika Anda familiar dengan Google Assistant, Siri, atau Alexa, Anda telah selangkah lebih maju. Asisten virtual seperti ini dapat memungkinkan Anda untuk berinteraksi sekaligus menerima informasi hanya melalui suara. Asisten virtual juga dapat mengingatkan Anda pada peristiwa atau acara penting. Yang lebih keren, hanya dengan bantuan suara, Anda bisa memberi perintah untuk memutar musik, browsing di internet, menyalakan timer, mengirim pesan, dan masih banyak lagi.

2. Rekomendasi Produk pada e-Commerce

artificial intelligence ecommerce
Artificial Intelligence pada eCommerce

Bagi Anda yang sering berbelanja online melalui aplikasi eCommerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak, Anda mungkin sadar bahwa aplikasi-aplikasi tersebut akan memberikan rekomendasi produk-produk yang mungkin kita sukai. Rekomendasi produk tersebut ditampilkan bukan tanpa alasan, rekomendasi produk-produk itu muncul berdasarkan hasi data yang dikelola oleh teknologi artificial intelligence, lho.

Setiap keyword entry yang Anda masukkan pada search engine baik di dalam aplikasi eCommerce ataupun search engine browser seperti Google akan didata oleh sistem, kemudian setiap produk yang Anda klik juga akan diakumulasikan dan diproses melalui data mining. Hasilnya, AI dapat menghasilkan rekomendasi produk yang dibuat khusus untuk Anda.

3. Deepfake dan Deepface dari Facebook

artificial intelligence deepfake
Deepfake

Di artikel sebelumnya mengenai deepfake, Bootsol telah menjelaskan bagaimana teknologi deepfake bekerja menggunakan salah satu jenis teknologi AI yang dinamakan deep learning. Teknologi deepfake telah menjadi diskusi hangat di jagad raya internet berkat fungsinya yang kontroversional. Dengan menggunakan teknologi deepfake, seseorang dapat mengganti sebuah video, foto, suara, bahkan tulisan tangan menggunakan identitas orang lain. Memang canggih, namun jika disalahgunakan akibatnya cukup mengkhawatirkan. Teknologi ini dinilai rawan untuk dijadikan alat bantu penipuan dan cybercrime salah satunya adalah pornografi.

Ternyata Facebook menerapkan teknologi yang serupa dengan deepfake pada platformnya. Facebook memiliki fitur deepface yang dibuat untuk mengenali wajah yang ada pada sebuah postingan foto. Dengan menggunakan fitur ini, Anda tidak perlu repot lagi untuk menandai siapa saja yang ada pada sebuah foto.

4. Chatbot

Artificial Intelligence Chatbot
Chatbot

Memiliki customer service yang kompeten dan siap sedia kapanpun memang menjadi dambaan setiap pelaku usaha, tapi bagaimana jika Anda dihadapkan dengan keterbatasan SDM dan waktu. Solusinya adalah dengan menggunakan teknologi chatbot. Chatbot atau chatterbot adalah teknologi berbasis AI yang dapat mensimulasikan percakapan layaknya manusia. Chatbot dapat juga diartikan sebagai robot percakapan karena suku kata -bot dibagian belakang mengacu pada robot.

Fitur ini mampu membaca permintaan pengguna serta memberikan jawaban yang relevan. Penggunaannya juga bermacam-macam, mulai dari website hingga media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Whatsapp, dan lain-lain.

Contoh di atas sebenarnya hanya sebagian kecil dari penerapan teknologi artificial intelligence. Masih banyak contoh lain seperti auto pilot pada mobil listrik Tesla serta beberapa fitur pada kamera smartphone. Bagaimana menurut Anda? Silahkan berpendapat di kolom komentar!

Baca Juga: 5 Prediksi Tren Teknologi Remarkable 2021

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top