fbpx

Apakah anda sudah pernah mendengar kata portofolio? Lalu, sebenarnya apa sih hubungan portofolio dengan graphic design? Nah, portofolio sama halnya dengan resume merupakan hal penting khususnya dalam dunia kerja. Untuk pengertian portofolio sendiri, berbeda-beda di setiap bidangnya. Sedangkan, dalam bidang seni seperti desain grafis, portofolio merupakan kumpulan hasil karya yaitu dapat berupa foto, rancangan bangunan, maupun hasil karya lain yang sebelumnya telah dibuat.

Bootsol rasa, pembahasan kali ini sangatlah cocok! bagi anda yang ingin menambah pengetahuan terkait graphic design, dan khususnya, anda yang ingin tahu terkait tips cara membuat portfolio yang amazing. Berikut penjelasan mengenai hubungan dan manfaat portofolio dengan graphic design :

Manfaat Portofolio dalam Graphic Design :

– Portofolio dianggap “senjata” untuk menjaring proyek dari clients

– Portofolio merupakan standar dalam penilaian kemampuan dan karakter

Seberapa bagusnya hasil desain anda namun, jika tidak disusun secara menarik dan kreatif mungkin akan menjadi percuma loh. Oleh karena itu, simak dulu beberapa tips amazing berikut ini.

Contoh Portofolio Graphic Design Terbaik :

1. Ben Mingo

Memiliki keunikan tersendiri dimana, pembaca dapat berinteraksi dengan situs portofolionya

2. Kuon Yagi

Memiliki animasi yang banyak dan dilengkapi warna- warna mencolok

3. Daniel Polevoy

Memiliki keunikan yang terletak pada portofolio minimalis

Nama-nama desainer di atas, merupakan contoh dari banyaknya portofolio menarik lainnya. Dari ketiga contoh tersebut manakah portofolio favorit anda? komen di bawah ya!

Bootsol akan memberikan tips nih untuk anda! tentang bagaimana sih cara membuat portofolio yang memukau? yuk simak pembahasannya

Tips Cara Membuat Portofolio Desain Grafis Amazing :

1. Cantumkan Desain Kesukaan Anda

Anda tentunya membuat berbagai macam karya yang berbeda. Tips dasar pertama menurut Bootsol adalah memilih portofolio desain yang anda senangi sepenuhnya. Idealnya pilihlah sekitar 10-12 desain. Namun, akan lebih baik jika anda mencantumkan desain yang memiliki karakter kuat. Oleh karena itu, “choosing quality over quantity” dimana tidak ada salahnya jika anda hanya memilih desain kurang dari 10, karena hal yang terpenting bukan terletak pada jumlah namun, kualitasnya. Sebagai contoh anda sebaiknya, tidak memasukkan portofolio desain yang kesannya “jadul” untuk sekedar memberikan kesan “banyak”.

2. Selipkan Cerita dibalik Design Portofolio

Cara membuat portfolio amazing dalam desain grafis yang kedua adalah background story. Deskripsi atau cerita singkat mengenai suatu hasil karya desain merupakan hal penting. Mengapa demikian? tentunya karena tidak semua orang yang melihatnya mengerti atau memiliki pengertian sesuai dengan apa yang yang anda ingin sampaikan. Manfaat dari deskripsi dapat membantu clients dalam mendapatkan message, insights dari hasil karya anda secara singkat maupun detail.

Take away Points :

– Anda perlu paham bahwa, design mencakup suatu proses keseluruhan yang terjadi di baliknya. Bukan hanya berfokus pada hasil akhir

“Kamu nggak bisa membuat suatu portofolio yang susah dimengerti oleh orang lain dan hanya memedulikan dari estetikanya saja. Mau bagaimana pun portofolio digunakan untuk menunjukkan hasil karyamu untuk orang lain…”

-Rencanamu.id

3. Reveal Proses Pembuatan Desain

Apabila memungkinkan, anda juga dapat melibatkan pembaca dalam proses pembuatan portofolio anda. Selain, meningkatkan engagement, pembaca pun akan tahu effort yang anda lakukan untuk memperoleh hasil terbaik. Lalu, untuk prosesnya sendiri tidak harus ditunjukkan seluruhnya ya. Anda dapat mencantumkan foto dalam format step by step. Selain itu, melalui proses-proses ini clients dapat memahami kemampuan desain anda secara detail.

Bootsol telah membahas tips ketiga Desain Grafis, sekarang Bootsol ingin tahu nih, apakah ada tips yang telah anda terapkan sebelumnya? komen di bawah ini ya!

4. Cantumkan Portfolio Pribadi Anda (Di Waktu Luang)

Apakah anda tahu jika mencantumkan portfolio yang anda buat di waktu luang itu penting juga loh! tentunya, selain mencantumkam portfolio sesuai harapan clients. Hal tersebut penting karena, melalui hasil portolio yang dibuat atas kemauan anda sendiri, calon klien dapat melihat sisi lain/ perspektif yang berbeda dari anda. Misalnya, hasil portfolio dari kebebasan anda dalam berekspresi dengan sisi kreativitas dan passion dalam bidang graphic design. Sehingga, calon klien pun dapat menilai jika anda benar-benar menyukai hal yang anda tekuni.

5. Sesuaikan Portfolio Dengan Identitas Brand/ Perusahaan

Simak Tips terakhir Cara Membuat Portfolio Graphic Design Amazing versi Bootsol di bawah ini :

Lantaran, anda harus memilih desain yang paling anda sukai dalam portfolio, bukan berarti dengan mudahnya anda malah mencantumkan desain yang sama bagi setiap klien. Ada baiknya, sebelum anda bertemu dengan calon klien ketahuilah industri perusahaannya terlebih dahulu. Sehingga, anda dapat menyesuaikan isi design portfolio sesuai dengan kebutuhan klien tersebut. Selain itu, portfolio anda akan tampak lebih personal dan tepat jika disesuaikan dengan identitas calon klien. portolio anda dengan calon klien.

Itulah beberapa Tips Cara Membuat Portofolio Graphic Design Amazing yang telah disusun oleh Bootsol untuk anda tiru.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top