fbpx

Siapa yang sering terganggu dengan laptop yang lemot? Pastinya hampir semua orang pengguna laptop mengalaminya, kan? Laptop yang lambat tentu akan sangat mengganggu apalagi kalau sedang membuat tugas atau ada pekerjaan yang harus segera dikumpulkan. Maka dari itu, agar tidak kesal sampai mau ganti yang baru, Anda wajib banget tahu mengatasi laptop lemot.

Cek kapasitas hard disk

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah cek berapa sisa kapasitas hard disk Anda. Tips yang satu ini merupakan cara yang paling mudah dilakukan. Anda hanya perlu memastikan apakah kapasitas yang ada di hard disk masih bebas 15% atau tidak. Biasanya kapasitas hard disk yang mulai penuh akan ditandai dengan warna merah di bagian ikonnya.

Kalau Anda sudah melihat ikonnya warna merah atau penuh, Anda wajib menghapus beberapa aplikasi maupun file agar bisa meningkatkan kecepatan memorinya. Ada baiknya Anda tidak menginstal aplikasi yang tidak benar-benar dibutuhkan, terutama untuk hard disk yang kapasitasnya terbatas. Selain itu, jangan terlalu lama menyimpan file yang tidak penting karena hanya akan membuat memori laptop terpakai sia-sia.

Ada baiknya tab browser tidak dibuka terlalu banyak untuk menghindari laptop lemot.
Tidak membuka tab browser terlalu banyak bisa menjadi cara mengatasi laptop lemot. Source: Pinterest

Tutup tab browser yang tidak dipakai

Anda yang sedang bekerja atau mengerjakan tugas kuliah, pastinya tab yang dibuka di browser semakin banyak seiring Anda mencari informasi. Meskipun nantinya akan dipakai lagi atau lupa menutupnya, tahukah Anda kalau tab yang terlalu banyak dibuka akan membuat kinerja laptop semakin lemot?

Masih banyak orang yang belum tahu kalau ternyata tab browser juga mempengaruhi performa kecepatan memori laptop. Karena itulah, cara mengatasi laptop lemot selanjutnya adalah tutup tab browser yang sudah tidak Anda pakai lagi. Dengan begitu, kinerja memori akan lebih cepat. Tapi jangan lupa untuk refresh browser, ya.

Hapus file yang sudah dipakai

Seperti yang sudah sempat dijelaskan di poin 1, file yang tidak dipakai akan membuat kapasitas memori laptop cepat penuh. Begitu juga dengan file sementara, seperti cookies, cache, atau pun file instalasi. Anda dapat menghapusnya melalui setingan laptop, klik Start, pilih All Programs, klik lagi Accessories, kemudian System Tools, dan Disk Cleanup.

Jika Anda masih kesulitan menggunakan setingan laptop, Anda bisa memakai aplikasi pihak ketiga, seperti CCleaner yang sudah tidak asing lagi dipakai untuk membersihkan file-file sampah.

Restart Laptop

Mengatasi laptop lemot selanjutnya yaitu hanya dengan melakukan restart saja. Sangat mudah, kan? Dengan me-restart-nya, laptop akan kembali segar, terutama Anda yang sudah menyalakannya selama berjam-jam memang harus melakukan restart.

Ada baiknya Anda yang sering terbiasa menggunakan mode sleep atau pun hibernate, setiap seminggu sekali laptop perlu di restart. Tidak hanya menyegarkan memorinya kembali tapi juga memastikan laptop Anda tetap dalam kondisi yang baik dan lancar.

Sebaiknya simpan sebagian file-file laptop di HDD eksternal untuk mencegah penumpukan file yang terlalu banyak.
Mengatasi laptop lemot bisa juga dengan back up data. Source: Pinterest

Back Up data

Kapasitas memori yang mulai penuh, apalagi yang sudah penuh tentu akan membuat laptop terasa sangat lemot. Maka dari itu, bagi Anda yang sering menyimpan film atau file-file yang besar lainnya ada baiknya Anda membutuhkan hard disk eksternal. Dengan backup data di HDD eksternal, kapasitas memori akan lebih lega dan kinerja laptop tidak akan terganggu.

Selain memakai HDD eksternal, Anda bisa juga memanfaatkan media penyimpanan online, seperti Dropbox, Google Drive, atau Anda yang hanya menyimpan foto-foto bisa menggunakan Google Photos.

Baca juga: Super Helpful, 5 Aplikasi Lockscreen Terbaik ini Bantu Tingkatkan Privacy

Hapus bahasa yang tidak ingin dipakai

Salah satu tips yang sederhana mengatasi laptop lemot terakhir adalah menghapus bahasa yang benar-benar tidak Anda ingin pakai. Sistem operasi tentunya akan memiliki beberapa pilihan bahasa yang bisa dipilih penggunanya sesuai dengan yang diinginkannya. Tentunya setiap bahasa yang terinstal memiliki memori file, sehingga bisa memakan kapasitas HDD.

Karena itu, ada baiknya Anda memilih salah satu bahasa yang paling Anda ingin gunakan, kemudian hapus untuk bahasa yang tidak terpakai. Caranya, buka Settings, pilih Time & Language, klik Language, kemudian Windows Display Language. Di pengaturan tersebut, Anda hanya tinggal memilih bahasa apa yang ingin digunakan dan jangan lupa jadikan Bahasa Default. Jika ingin menghapusnya, tinggal memilih Hapus pada pilihan bahasa.

Sangat mudah, kan mengatasi laptop lemot? Dengan 6 tips di atas, laptop Anda pasti akan menjadi lebih cepat. Pastikan Anda mengecek kapasitas HDD. Jika masih cukup tapi dirasa masih lemot, tidak ada salahnya Anda menambahkan RAM untuk meningkatkan kapasitas kecepatannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top