fbpx

Bagi setiap pelaku bisnis di belahan dunia manapun, pemasaran merupakan kunci penting untuk meningkatkan daya saing serta mengokohkan langkah sebuah bisnis dalam pasarnya. Dalam upaya pengembangan bisnis, strategi pemasaran tentu tidak boleh terlewatkan. Strategi ini akan membantu bisnis untuk mengembangkan sayapnya menjajal pasar konsumen lain, bahkan terus memperbesar pasarnya sendiri. Pemasaran memiliki posisi strategis untuk mencapai keberhasilan suatu bisnis. Sederhananya saja, sebuah bisnis takkan bertahan tanpa konsumen. Dan tanpa pemasaran, bisnis takkan memiliki konsumen.

Oleh karena itulah, pelaku bisnis perlu memikirkan matang-matang strategi pemasarannya. Tanpa adanya strategi pemasaran yang baik, maka langkah perkembangan suatu bisnis bisa dikatakan cukup sulit. Belum lagi ditambah dengan resiko bermunculan pesaing-pesaing yang jauh lebih hebat dan bervariasi, membuat bisnis kita cenderung sulit bertahan. Karena inilah, strategi pemasaran perlu dipikirkan baik-baik.

Strategi pemasaran merupakan tips dan trik untuk memasarkan dan mengenalkan suatu produk maupun jasa milik bisnis kamu ke masyarakat. Dalam strategi ini terdapat rencana memasarkan produk, taktik mengalahkan pesaing, serta usaha untuk mencapai objektif yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pemasaran ini dapat dibilang sebagai penghubung antara perusahaan dengan konsumen. Oleh karena itu, ini dia 7 strategi pemasaran yang bisa kamu coba lakukan untuk bisnis kamu. Simak sampai akhir ya!

Kenali Target Pasarmu

Kenali dulu target pasarmu sebelum memulai strategi!
Kenali dulu target pasarmu sebelum memulai strategi!

Untuk tahu bagaimana mendekati seseorang, pertama-tama kamu harus mengenal dulu siapa orang itu. Strategi pemasaran ini bisa diibaratkan sebagai taktikmu untuk PDKT dengan orang yang kamu suka. Tentu kamu harus mencari tahu terlebih dahulu apa kesukaan mereka, apa yang tidak mereka suka, bagaimana sikap mereka, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan riset terlebih dahulu. Jangan sampai produkmu malah salah target. Misal kamu menawarkan produk sepatu hak tinggi, tapi pasarmu malah laki-laki usia 20-30 tahun. Tentu produkmu takkan laku di pasaran.

Langkah yang bisa kamu lakukan untuk menentukan target pasarmu adalah dengan melakukan STP (Segmenting, Targeting, Positioning). Pilih terlebih dahulu beberapa segmen pasar yang akan kamu masuki, kemudian pilih beberapa segmen pasar untuk dijadikan target pasarmu. Dengan mengenal siapa pasarmu, kamu akan lebih mudah menyusun rencana pemasaran yang tepat sasaran.

Hitung Anggaranmu dengan Kuat Dalam Melakukan Strategi Pemasaran

Hitung anggaranmu dengan akurat sebelum memulai strategi marketing-mu
Hitung anggaranmu dengan akurat sebelum memulai strategi marketing-mu

Anggaran merupakan hal penting sebelum kamu memulai sesuatu. Sama seperti pada strategi pemasaran ini. Dilansir dari accurate.id, anggaran merupakan titik penentu terberat dari perencanaan ini. Pasalnya, anggaran merupakan dasar perencanaan yang harus dipikirkan matang-matang dan dihitung dengan tingkat akurasi dan ketelitian yang tinggi. Kamu bisa menentukan marketing jenis apa yang nantinya akan kamu jalankan berdasarkan batasan dana yang kamu hitung di sini.

Oleh karena itu, untuk mempermudah perhitungan anggaran ini, biasakan kamu terus melakukan pembukuan terhadap aliran kas di bisnis kamu. Kamu juga bisa coba manfaatkan software maupun aplikasi yang tersedia untuk membantu kamu keep in track dengan anggaran yang ada saat ini, sehingga kamu bisa menentukan anggaran dengan akurat. Jangan bosan-bosannya untuk selalu memeriksa setiap detil perhitungan. Perbedaan satu angka nol biasanya membawa malapetaka bagi perusahaan. Perhitungan anggaran ini bisa dibilang merupakan dasar sebelum melakukan strategi marketing.

Baca Juga: AMAZING PENGEN SUKSES BISNIS ONLINE? BEGINI CARANYA. 100% WORKS!

Tentukan Marketing Mix yang Menjadi Fokusmu

Tentukan marketing mix yang paling cocok untuk bisnismu
Tentukan marketing mix yang paling cocok untuk bisnismu

Setelah memastikan anggaran yang kamu miliki, kini kamu bebas menentukan mana marketing mix yang akan menjadi fokus utamamu. Terdapat 7 buah marketing mix, sering kali disebut dengan 7P, yang terdiri dari product, price, place, promotion, physical evidence, people, dan process. Ketujuh marketing mix tersebut akan dijelaskan di bawah.

  1. Product, yang berhubungan dengan fitur yang ditawarkan dari produk yang dipasarkan, kualitas, branding, packaging, jasa, serta garansi.
  2. Price, yang berhubungan dengan strategi penentuan harga, diskon, serta metode pembayaran.
  3. Place, yang berhubungan dengan wadah tempat konsumen menghubungi dan membeli produk kita (bisa melalui toko langsung, bisa melalui e-commerce), lokasi, persediaan, transportasi, dan lain sebagainya.
  4. Promotion, berhubungan dengan promosi produk, iklan, dan pemasaran.
  5. Physical evidence, berhubungan dengan peralatan, furnitur, dan fasilitas maupun pabrik.
  6. People, berhubungan dengan perekrutan tenaga kerja, pelatihan, interaksi dengan konsumen, bagaimana menghadapi komplain, dan lain sebagainya.
  7. Process, berhubungan dengan bagaimana produk maupun jasa tiba ke tangan konsumen, proses produksi, mekanisme, dan rangkaian aktivitas di dalamnya.

Sebagai seorang pebisnis, marketing mix ini dapat digunakan untuk menawarkan produk ke konsumen apabila digunakan dan dipikirkan secara matang-matang.

Optimalkan Penggunaan Sosial Media Untuk Pemasaran Produkmu

Optimasi sosial media bisnismu untuk pemasaran
Optimasi sosial media bisnismu untuk pemasaran

Sosial media bisa disebut sebagai alat pemasaran paling ampuh. Hampir semua orang dari berbagai latar belakang memiliki media sosial. Mempromosikan produkmu di Instagram, Facebook, dan media sosial lainnya tentu bisa benar-benar membantu kamu meng-upgrade bisnis milikmu. Manfaatkan fitur baru yang kini tengah naik daun, seperti fitur Instagram Reels. Fitur satu ini bisa membuat kontenmu ditonton orang lain yang bahkan tidak mengikuti akunmu. Tentunya hal ini cocok untuk memperkenalkan produkmu lebih jauh lagi.

Melalui media sosial, kamu bisa dengan mudah menjangkau sekaligus berinteraksi dengan konsumenmu. Tidak hanya media sosial, kamu juga bisa manfaatkan website. Peran media satu ini bisa dibilang cukup tinggi dalam memasarkan produk ke konsumen. Sekitar 60 persen konsumen yang memakai produk mendapatkan informasinya dari internet. Karena itu, optimasi terus media sosial dan situs yang kamu miliki.

Pelihara Hubungan yang Baik dengan Konsumen

Pertahankan hubungan yang baik dengan customer
Pertahankan hubungan yang baik dengan customer

Bak istilah, ‘Konsumen adalah Raja’, kamu harus memperlakukan konsumen dengan baik. Hubungan dengan konsumen yang terjalin baik akan membuat konsumen menjadi loyal dan takkan berpindah hati ke brand lain. Hal ini membutuhkan pengelolaan hubungan yang baik dengan konsumen. Hal ini biasa disebut dengan Customer Relationship Management (CRM). Kamu perlu membuat divisi khusus dalam bisnismu untuk mengatur hubungan dengan konsumen ini. Beberapa strategi yang bisa kamu lakukan antara lain, membuka kartu khusus member, memberikan beberapa keuntungan untuk member seperti potongan harga dan promo menarik lainnya. Hal ini akan membuat konsumen betah dengan kamu.

Itu dia beberapa strategi pemasaran yang bisa banget kamu coba di bisnis kamu! Ingat sekali lagi, pemasaran ini memainkan peran penting untuk menentukan ke mana arah bisnis kamu akan berkembang. Apa konsumen akan betah di bisnis kamu atau malah memilih berpaling ke bisnis lain yang menurut mereka lebih menguntungkan? Kamu sendiri yang tahu jawabannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesianMalay
Scroll to Top