fbpx
Bingung Cara Jualan di Instagram? Ini 6 Tips Jualan di Instagram yang Powerful
Tips Jualan di Instagram yang Powerful

Berjualan melalui Instagram adalah hal yang sedang trend, terutama di saat pandemi seperti sekarang. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum jika media sosial seperti Instagram telah menjadi media marketing yang paling efektif. Selain pengguna internet yang banyak dan luas, fitur-fitur dari media sosial seperti Instagram pun telah memudahkan dan memfasilitasi pelaku usaha untuk memasarkan produk atau layanannya. Mulai dari tersedianya akun bisnis, fitur Insight, hingga menu Instagram shopping. Tidak dapat dipungkiri, akan semakin banyak pilihan fitur-fitur yang dapat memaksimalkan penjualan toko online. Selain menggunakan akun dan fitur bisnis, Anda juga bisa menambahkan beberapa upaya optimasi agar toko Anda terlihat estetik sekaligus profesional.

Berbeda dengan toko fisik yang langsung berpromosi secara hard sell, berjualan di media sosial seperti Instagram akan lebih efektif jika menggunakan metode promosi soft sell. Caranya, setelah Anda mensetting akun bisnis Anda dengan logo, nama brand, dan deskripsi produk/layanan, Anda harus membuat konten-konten yang konsisten dan relevan dengan bisnis Anda. Tujuannya adalah untuk menarik banyak audience dan memberi awareness brand Anda kepada target market. Jika Anda telah memiliki banyak audience (followers) yang nyaman dan menantikan konten Anda, Anda dapat mulai mempromosikan produk Anda.

Masih penasaran? Bagi Anda yang ingin atau sedang berjualan di Instagram, Bootsol akan memberikan beberapa tips jualan di Instagram agar toko Anda lebih mudah ditemukan oleh konsumen.

Baca Juga: 8 Inspirasi Desain Feed Instagram yang Eye-Cathing dan Impressive

Tips-tips Jualan di Instagram

1. Buat Strategi/ List Building

Bingung Cara Jualan di Instagram? Ini 6 Tips Jualan di Instagram yang Powerful
Tips Jualan di Instagram: Buat Strategi/ List Building

Tips jualan di Instagram yang pertama adalah pembuatan list building. Dalam digital marketing, tahap ini disebut dengan pembuatan strategi atau marketing persona. Sederhananya, Anda perlu menentukan dan meneliti target konsumen sesuai dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan. Dalam list building, Anda akan menentukan 2 hal yakni demografi (umur, jenis kelamin, dan tempat tinggal) dan behavior (aktivitas online dan aktivitas real life sehari-hari) dari konsumen Anda.

Terlihat cukup simpel dan sederhana, namun tahap ini adalah tahap yang sangat penting atau bahkan menjadi indikator yang menentukan keberhasilan dari penjualan toko Anda. Anda perlu meneliti lebih jauh target konsumen Anda. Misalnya, jika Anda memiliki bisnis kuliner masakan tradisional Indonesia, Anda perlu menargetkan konsumen Anda pada pecinta kuliner yang berada di jangkauan daerah Anda. Anda dapat mengoptimasi hastag dengan mencantumkan nama daerah Anda, contohnya #ayamgorengrawamangun atau #sotokuduslubangbuaya. Jika di daerah Anda terdapat distrik perkantoran atau lembaga studi seperti kampus, Anda harus jeli memanfaatkan peluang yang ada. Pantau kapan target konsumen Anda sedang berselancar di media sosial, lalu Anda dapat posting konten Anda pada jam-jam tersebut.

2. Optimasikan Profil Akun Bisnis

Bingung Cara Jualan di Instagram? Ini 6 Tips Jualan di Instagram yang Powerful
Tips Jualan di Instagram: Optimasikan Profil Anda agar Terlihat Profesional

Tips jualan di Instagram yang selanjutnya adalah dengan melakukan optimasi profil akun Anda agar toko Anda terlihat profesional dan terpercaya. Untuk toko online, Anda lebih baik memilih mensetting akun Intagram Anda menjadi akun bisnis. Hal ini dikarenakan akun bisnis memiliki beberapa fitur lebih yang dapat menunjang toko online dibanding akun pribadi. Anda harus memaksimalkan bagian-bagian yang tercantum pada bagian profil akun. Berikut adalah beberapa upaya untuk memasimalkan profil akun bisnis Anda:

  • Gunakan logo brand untuk foto profil
  • Gunakan nama brand pada username, contohnya seperti akun Bootsol (@bootsolcom) di Instagram
  • Cantumkan sektor bisnis Anda
  • Cantumkan produk atau layanan yang Anda tawarkan
  • Call for action: cantumkan info kontak seperti nomor WA, e-mail, atau situs website yang dapat dihubungi untuk bertanya atau pemesanan

3. Buat Konten yang Menarik dan Relevan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, sebelum memulai promosi produk/layanan Anda secara hard sell, Anda harus menarik perhatian audience terlebih dahulu dengan memposting konten-konten menarik yang relevan dengan produk/layanan Anda. Terdapat 3 pilihan jenis konten yang dapat Anda pilih:

  • Single image: cocok untuk post logo, promo, dan new product
  • Carousel: kumpulan gambar maks. 10 gambar, cocok untuk infografis dan brosur
  • Video/ IG TV: video singkat durasi 1-10 menit, cocok untuk review, sneak peak proses pembuatan, office tour, atau meet the staff

Selain itu, Anda dapat memanfaatkan 2 fitur lain, yakni:

  • Story: video atau snap singkat yang live dalam waktu 24 jam, cocok untuk update new post, info promo, dan review
  • Highlight: Penyimpanan stories di profil Anda agar stories tetap live meski sudah lebih dari 24 jam. Anda dapat menyimpan stories yang berhubungan dengan bisnis dan mengkategorikannya

Anda dapat memvariasikan jenis konten sesuai dengan kebutuhan dan target yang dicapai. Jangan lupa untuk memberikan Alt text pada pengaturan tambahan untuk single image dan carousel agar algoritma Instagram dapat mengkategorikan post Anda.

4. Caption yang Menarik dan Rapih

Bingung Cara Jualan di Instagram? Ini 6 Tips Jualan di Instagram yang Powerful
Source: Pretty Caption

Tips jualan di Instagram selanjutnya adalah penggunaan caption yang menarik dan rapih. Anda dapat melakukan teknik copywriting AIDA (Awareness, Interest, Decision, Action) pada caption postingan Anda. Agar tampilan caption lebih rapih, gunakan website pretty caption. Website ini akan merapihkan caption Anda agar tidak tumpang tindih dan memiliki layout sesuai seperti yang Anda inginkan.

Baca Juga: Panduan Copywriting 2021: Great Writing, Great Selling

5. Optimasi Hastag

Tips jualan di Instagram yang selanjutnya yang tidak kalah penting dari tips-tips sebelumnya adalah dengan mengoptimasi hastag. Setelah Anda membuat konten dan menulis caption yang menarik, inilah saatnya untuk menggunakan hastag. Penggunaan hastag berfungsi untuk menyebarkan konten Anda kepada orang-orang yang memiliki minat terhadap topik yang dimiliki postingan Anda. Contohnya, jika Anda membuat konten kuliner dan menggunakan hastagnya, misal #kulinerkhasjakarta, pengguna Instagram yang tertarik dan mengikuti hastag ini akan dapat melihat konten Anda meski mereka tidak mem-follow akun Anda.

Dalam satu post, Anda dapat menggunakan maksimal 30 hastag, namun Anda tidak perlu menggunakan seluruhnya. Disarankan jika Anda hanya menggunakan sekitar 15-20 hastag saja. Sebelum mencantumkan hastag, Anda perlu meneliti hastag-hastag apa saja yang akan dimasukkan. Jangan mencantumkan hastag yang terlalu tinggi penggunaannya karena Anda akan cepat kalah dalam kompetisi. Gunakan hastag yang cukup banyak digunakan namun rendah kompetisinya. Hal ini cukup serupa dengan penggunaan SEO, dan akan lebih mudah jika Anda memahaminya.

6. Analisis Insight

Tips Jualan di Instagram: Analisis Insight

Tips jualan di Instagram yang terakhir adalah penggunaan fitur Insight untuk menganalis data audience dan konsumsi konten. Melalui Insight, Anda dapat melihat oleh siapa dan bagaimana postingan-postingan Anda dikonsumsi. Anda dapat meninjau postingan terpopuler, jenis kelamin dan umur mayoritas audience, serta jam berapa kebanyakan postingan Anda dilihat. Berdasarkan data Insight ini, Anda dapat membuat konten sesuai mayoritas audience Anda. Jika kebanyakan audience Anda adalah wanita berumur 20an, Anda dapat membuat konten yang cocok untuk mereka. Jika kebanyakan konten Anda dikonsumsi pada malam hari, Anda dapat memposting konten pada waktu tersebut.

Nah itu lah beberapa tips jualan di Instagram versi Bootsol agar toko online Anda lebih mudah ditemukan oleh target konsumen sekaligus terlihat estetik dan profesional. Bagaimana menurut Anda? Silahkan berpendapat di kolom komentar!

Baca Juga: 5 Ide Konten Ramadhan untuk Social Media yang Super Engaging

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top